Satuan Reskrim Polres Mamasa, saat melakukan penagkapan terhadap tiga orang pelaku pencabulan anak dibawah umur. (Foto: Samuel)

TRANSTIPO.com, Mamasa – MK (60), DM (22) dan DA (22), warga Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), ditangkap anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Mamasa.

Penangkapan ini bukan tanpa alasan, pasalnya, tiga orang pria itu tega mencabuli dan menyetubuhi anak dibawah umur LL (17) yang masih duduk di bangku SMP kelas 3 hingga hamil lima bulan.

Mirisnya, MK diketahui adalah ayah kandung korban dan DM kakak kandung korban, sementara DA sepupu satu kali korban.

Berdasarkan keterangan korban, pencabulan yang dilakukan tiga orang pelaku terhadap LL sudah terjadi sejak korban masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).

MK dan DM diamankan Polisi di rumahnya yang tinggal seatap dengan korban, sementara DA ditangkap di kediamannya tak jauh dari rumah korban sekitar pukul 5.00, Senin 27 Januari 2020, subuh tadi.

Kepala Satreskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto menerangkan, kasus ini terungkap setelah mendapat aduan dari warga setempat.

“Berawal dari keresahan warga setempat, sehingga melaporkannya kepada tokoh gereja dan tokoh masyarakat, kemudian Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat melaporkan kejadian ini kepada kami” kata Dedi, Senin pagi tadi.

Karena meresahkan warga setempat, tokoh agama dan tokoh masyarakat akhirnya mengadukan kasus itu ke pihak berwajib.

Setelah menerima aduan, kepolisian meminta keterangan dari pihak Lura setempat dan melakukan penagkapan terhadap pelaku.

Ketiga pelaku diamankan di Markas Polres Mamasa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR