Peta pemantauan Covid - 19 Kabupaten Mamasa, pertanggal 28 Maret 2020. (Foto: Istimewa)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Berdasarkan pemantauan Covid – 19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), menetapkan 88 warga yang masuk daftar Orang Dalam Pantauan (ODP).

Dari 88 warga Kabupaten Mamasa yang tercatat sebagai ODP tersebut, 63 diantaranya masih dalam proses pemantauan dan 25 orang lainnya dinyatakan telah selesai.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan dr. Hajai S Tanga, dari 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa, hanya ada dua kecamatan yang masuk dalam zona hijau atau tidak terdapat ODP yakni, Kecamatan Bambang dan Kecamatan Tabang.

Sementara 15 kecamatan lainnya masing – masing memiliki ODP diantaranya, Kecamatan Tabulahan sebanyak enam orang, Buntu Malangka tiga orang, Aralle satu orang, Mambi sebanyak 15 orang, Mehalaan satu orang, Rantebulahan Timur dua orang, Tandukkaluak 21 orang, Sumarorong tiga orang, Messawa empat orang, Nosu satu orang, Pana delapan orang, Sesena Padang  dua orang, Balla satu orang, Tawalian satu orang, dan Kecamatan Mamasa sebanyak 15 orang.

Kata Hajai, data tersebut merupakan data terbaru sesuai hasil pemantauan di masing – masing kecamatan pertanggal 28 Maret 2020, kata dia, ini masih data sementara.

“Kami masih akan terus melakukan pemantauan di tiap – tiap kecamatan,” kata Hajai, Sabtu 28 Maret 2020, siang tadi.

Karena kata Hajai, masyarakat Kabupaten Mamasa yang berada diperantauan masih terus berdatangan samapai saat ini, sehingga masih akan terus dilakukan pemantauan di masing – masing kecamatan setiap saat.

Hajai menyebutkan, berdasarkan data dari tim Gugus Tugas Penanganan Covid – 19, di posko pintu masuk Kabupaten Mamasa pertanggal 27 Maret 2020, tercatat warga yang telah kembali ke Mamasa sebanyak 10.100 orang.

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 ini, telah mendirikan posko disetiap pintu masuk wilayah Kabupaten Mamasa sejak Sabtu 21 Maret lalu, untuk melakuakan pantauan dan pemeriksaan bagi warga yang melintas di perbatasan.

Tim Gugus Tugas mendirikan posko empat pintu masuk wilayah Kabupaten Mamasa diantaranya, perbatasan Kabupaten Polewali Mandar – Mamasa, Mamuju – Mamasa, dan Toraja – Mamasa.

Dijelaskan Hajai, untuk perbatasan Mamasa – Toraja terdapat dua pintu yang dijaga tim Gugus Tugas yakni, Tabang – Toraja dengan Pana – Toraja.

Dikatakannya, warga Mamasa masih terus berdatangan hingga hari ini. Kata dia, diperkirakan data yang ada masih akan terus bertambah tiap harinya.

“Untuk data hari ini kami belum rekap, tapi kami pastikan sudah ada tambahan lagi,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR