Posko Penanganan Covid - 19 di Kecamatan Tabulahan, disorot FK - PMM. (Foto: Istimewa)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), berupaya melakukan pencegahan panedemi Corona Virus Disease (Covid – 19).

Sejak epidemi corona mulai masuk di wilayah Indonesia, pemerintah daerah membentuk tim gugus tugas percepatan penanganan Covid – 19. Hal itu menyusul instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Sebagai upaya serius melakukan pencegahan, pemerintah daerah melakukan pemeriksaan di setiap pintu masuk perbatasn wilayah Kabupaten Mamasa.

Sedikitnya ada empat posko perbatasan dalam pengawasan tim gugus tugas yang dibentuk, yakni dua posko di perbatasan Mamasa – Toraja, satu posko Polewali – Mamasa dan yang lainnya di Kecmatan Tabulahan berbatasan wilayah Kabupaten Mamuju – Mamasa.

Namun dari empat posko itu, terdapat satu posko yang didirikan di tengah perkampungan, yakni posko Tabulahan. Posko tabulahan berada di tengah Kota Kelurahan, tepat di depan Polsek Tabulahan.

Lantaran berada di tengah perkampungan, posko itu menuai sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Peduli Masyarakat Mamasa (FK-PMM).

Ketua FK-PMM Maikhal R mengatakan, posko yang berada di Kecamatan Tabulahan, seharusnya di tempatkan di lokasi strategis seperti di pintu masuk perbatasan. Namun tidak demikian.

Dikatakan Maikhal, letak posko saat ini, terdapat satu desa yang berbatasan langsung dengan wilayah Mamuju, yakni Desa Timoro. Menurutnya, jika pos penjagaan dan penyemprotan itu dilakukan di Kelurahan Lakahang, maka tidak akan efektif.

“Bgaimana menjaga orang baru yang keluar masuk di Desa Timoro dan Desa Talopa, katena jelas mereka tidak melewati posko pemeriksaan,” ujar Maikhal, via telpon Kamis 2 April 2020, sore tadi.

Untuk itu Maikhal menyarankan agar posko yang ada saat ini, dipindahkan ke dekat jembatan yang berbatasan langsung wilayah Kabupaten Mamuju – Mamasa. Sehingga pemeriksaan terhadap warga yang masuk Mamasa dapat lebik maksimal.

“Kan kita tahu ada Surat Edaran Bupati Mamasa Nomor : 048/170/set/III/2020 perihal Tindak Lanjut Pencegahan Covid – 19,” kata Maikhal.

Maikhal menjelaskan, pada poin tiga dalam surat edaran itu, disebutkan bahwa memerintahkan kepada Gugus Tugas Penanggulangan covod – 19 untuk memperketat pelaksanaan penyaringan (Screaning) di wilayah perbatasan Kabupaten Mamasa yakni di Kecamatan Messawa, Tabulahan, Pana, dan Tabang.

“Jadi bagaimana posko penjagaan diperketat kalau posisi poskonya tidak strategis,” kata Maikhal yang juga sebagai berprofesi sebagai advokat.

Maikhal menambahkan, hal ini juga menjadi masyarakat yang disampaikan ke FK – PMM. Kata Maikhal, aduan masyarakat ini tentu akan diindaklanjuti untuk berkoordinasi dengan pihak gugus tugas Kabupaten Mamasa.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR