15 karyawan Mini Market tiba di Mamasa, diberikan pembinaan Katua Tim Reaksi Cepat (TRC) Amos Pampabone. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Lagi-lagi tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Mamasa, mengembalikan satu orang karyawan Mini Market yang melintas di posko perbatasan tujuan Mamasa.

Bukan tanpa alasan, sebanyak 16 karyawan Mini Market yang melintas ke Kabupaten Mamasa pada 4 Juni 2020 pagi tadi, telah dilakukan rapid tes, satu orang diantaranya dinyatakan reaktif, hingga harus dikembalikan ke daerah asalnya.

Diketahui, satu orang karyawan yang dipulangkan karena dinyatakan reaktif itu, tak lain adalah warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Sementara, 15 karyawan lainnya yang dinyatakan non reaktif berdasarkan hasil rapid tes, diperbolehkan meneruskan perjalanan ke Kabupaten Mamasa. Dengan ketentuan akan menjalani karantina selama tujuh hari, terhitung sejak tiba Mamasa.

“Setelah dilakukan rapid tes, satu diantaranya reaktif jadi harus dipulangkan,” ujar Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Amos Pampabone, Kamis 4 Juni 2020.

Menurut Amos, warga Polman yang dinyatakan reaktif, kabarnya baru saja pulang dari Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Tujuan ke Mamasa, untuk diperbantukan di toko baru tempat mereka bekerja.

“Jadi yang reaktif itu, dia tugas di Pinrang tapi diperbantukan di Mamasa,” terangnya.

Amos mengatakan, satu orang karyawan yang dinyatakan reaktif tersebut, dilakukan rujukan ke Polman, disamping berkoordinasi dengan tim gugus tugas Kabupaten Polman agar dilakukan tes swab.

Kata Amos, terhadap 15 orang karyawan yang tiba di Mamasa, akan dilakukan treating untuk memudahkan penyelidikan epidemiologi orang yang pernah kontak erat dengan satu orang rekannya.

Amos menambahkan, meski 15 orang karyawan tersebut dinyatakan non reaktif. Namun, tetap dilakukan karantina selama tujuh hari sebelum melakukan aktivitas.

“Setelah tujuh hari baru dilakukan kembali rapid tes,” tandasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR