Ketu DPRD Kabupaten Mamasa, Orsan Soleman B. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Dua kali mangkir dari panggilan Badan Kehormatan (BK) oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat, MM terancam Pergantian Antar Waktu (PAW).

Bukan tanpa alasan, pasalnya, sejak dirinya dilantik menjadi  anggota DPRD periode 2019 – 2024 lebih dari 10 kali agenda penting DPRD tak diikuti, diantaranya, rapat paripurna dengan rapat kelengkapan dewan.

Sekaitan dengan hal tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Mamasa memanggil MM untuk diproses sesuai aturan yang berlaku, namun, tidak juga dihadiri.

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa Orsan Soleman mengatakan, MM telah dipanggil pihak BK sebanyak dua kali, tapi tak satupun dihadiri.

Dikatakan Orsan, surat panggilan pertama ditanda tangani wakil ketua DPRD, dan panggilan keduanya ditandatangani langsung oleh dirinya.

Orsan bilang, setelah dilakukan pemanggilan sebanyak dua kali oleh BK, MM tak kunjung datang. Meski demikian, sehubungan dengan pelanggarannya kata Orsan, MM masih akan dipanggil satu kali.

“Kami akan lakukan panggilan satu kali lagi, kalau tidak mengindahkan teguran dan panggilan itu, maka dia akan diberi sanksi sesuai tata tertib,” kata Orsan Sulaeman, di Mamasa Kamis 30 Januari 2020.

Sekadar diketahui, Tata Tertib (Tatib) DPRD Mamasa, pasal 100 ayat 3 poin d, menyebutkan Pemberhentian Antar Waktu anggota DPRD dapat dilakukan, apabila tidak mengikuti rapat paripurna dan rapat Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang menjadi tugas dan kewajiban sebanyak 6 kali berturut-turut tanpa alasan yang sah.

“Sanksi terberat sesuai tatib adalah PAW,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR