Ratusan Jemaat Gereja Ebenhazer Kampung Baru, yang melaksanakan Jalan Salib dan Pawai Obor, Minggu 1 April 2018. (Foto : Ist)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Memperingati Hari Paskah, ratusan warga Jemaat Gereja Ebenhazer Kampung Baru, Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, melaksanakan prosesi jalan Salib dan pawai obor, Minggu, 1 April 2018.

Prosesi jalan Salib dan pawai obor dimulai sekitar pukul 05:00 Wita, dengan menelusuri ruas jalan di sekitar kota Mamasa.

Jalan Salib pada peringatan Paskah kali ini, didahului visualisasi dengan menampilkan penderitaan Yesus saat disalibkan karena dosa Manusia.

Berperan sebagai Yesus disalib dalam visualisasi, diperankan oleh Sutimaryono, salah seorang pemuda di Jemaat itu, kemudian diikuti para tentara Romawi yang diperankan 3 orang pemuda lainnya.

Ratusan warga Jemaat yang menyaksikan prosesi jalan Salib itu, tak kuasa menahan haru bahkan ada yang meneteskan air mata. Terlebih saat sejumlah tentara Romawi yang diperankan 3 anak pemuda lainya, berulang kali mencambuk Yesus hingga terjatuh dengan Salib yang dibawanya.

Sutimaryono, salah seorang pemuda yang berperan sebagai Yesus dalam visualisasi jalan Salib, Mamasa, Minggu, 1 April 2018 (Foto: Ist.)

Salah seorang pemuda, Sutimaryono, yang berperan sebagai Yesus dalam visualisasi itu, merasa bersyukur karena bisa berperan dan merasakan bagaimana penderitaan Yesus saat disalibkan.

“Meskipun hanya drama, namun kita sudah bisa merenungkan begitu besar penderitaan Yesus ketika ia disalibkan karena dosa manusia. Ia rela menderita akibat siksaan dan mati dikayu Salib, yang pada akhirnya bangkit kembali untuk mencapai kemenangan,” ungkapnya.

Semetara, salah seorang pemuda lainnya, Resky menuturkan, jalan Salib dikenal sebagai “Via Dolarosa” yang merupakan narasi atau penggambaran jam-jam terakhir dari kehidupan Yesus Kristus di dunia yang memberikan keyakinan rohani bagi semua umat Kristiani.

“Jalan Salib adalah upaya mengingatkan kembali akan kerelaan Yesus, yang mengesampingkan otoritas Ilahi-Nya untuk menyediakan jalan keselamatan bagi semua umatnya,” tutur Resky.

FRENDY CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR