Sejumlah pemuda asal Desa Sendana, Kecamatan Mamabi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), turun ke jalan melakukan aksi penggalangan dana untuk kakek Rasik (75). (Foto: Istimewa)

TRANSTIPO.COM, Mambi – Sejumlah pemuda asal Desa Sendana, Kecamatan Mamabi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), turun ke jalan melakukan aksi penggalangan dana untuk kakek Rasik (75).

Aksi sosial itu, diberi nama ‘Gerakan Rp.10.000 untuk Rasik’. Salah seorang warga Desa Sendana, Kecamatan Mambi, yang hidup sebatang kara di atas gubuk berukuran kurang lebih 5X4 meter.

Sebelumnya, Rasik masuk dalam daftar penerima manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Pada tahap pertama, pada bulan April dan Mei 2020 ia masih menerima BST.

Namun pada tahap tiga, nama Rasik telah terhapus dari penerima manfaat BST. Sehingga, dirinya tidak lagi menerima program bantuan pemerintah itu yang diperuntukkan oleh warga kurang mampu.

Sementara, kondisi kakek Rasik yang telah Lanjut Usia (Lansia) itu, juga masuk dalam daftar kategori kurang mampu, mestinya mendapat BST selama masih terprogram oleh pemerintah. Namun, tidak demikian malah namanya terhapus begitu saja.

Sejumlah pemuda asal Desa Sendana, Kecamatan Mamabi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), turun ke jalan melakukan aksi penggalangan dana untuk kakek Rasik (75). (Foto: Istimewa)

Kondisi yang dialami kakek Rasik, mengetuk hati para pemuda Sendana. Hingga melakukan gerakan aksi sosial yang diperuntukkan untuk kakek Rasik.

“Ini bentuk keprihatinan melihat kondisi kakek Rasik makanya kami lakukan penggalangan dana,” kata Koordinator Aksi Arifin Jalil, Kamis 3 September 2020 siang tadi.

Arifin mengatakan, kegiatan tersebut adalah implementasi nilai kemanusian yang sudah seharusnya dilakukan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Selain itu, ia berharap kegiatan itu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk peduli terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan.

Aksi serupa, juga dilakukan pada Rabu 2 September 2020 kemarin, dengan menyisir sejumlah rumah warga meminta uluran tangan untuk kakek Rasik.

“Kami sudah lakukan dua kali pencarian dana, kemarin dan hari ini,” ujar Arifin.

Ia menjelaskan, pada penggalangan dana yang dilakukan pada Rabu 2 September, mereka mendapatkan bantuan untuk Rasik sebesar Rp. 1000.000, dan Rp. 720.000 untuk hari ke-dua yakni Kamis 3 September 2020, siang tadi.

“Hasil yang kami dapat hari ini kami akan serahkan langsung, kalau yang kemrin kami sudah serahkan juga,” bebernya.

Sejumlah pemuda asal Desa Sendana, Kecamatan Mamabi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), turun ke jalan melakukan aksi penggalangan dana untuk kakek Rasik (75). (Foto: Istimewa)

Kata Arifin, terkait apa yang dialami oleh kakek Rasik, pihaknya sudah melakukan koordinasi kepada Pemerintah Desa dan PT. Pos Indonesia. Namun, belum juga mendapatkan kejelasan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamasa, Lonny mengatakan, apa yang dialami Rasik, pihaknya tidak mengetahui.

“Kami tidak tau kalau soal penyaluran, yang kami tau hanya verifikasi data, sepenuhnya PT. Pos yang tau kalau soal penyaluran,” kata Lonny ketika dikonfirmasi via telpon sore tadi.

Laman ini beberapa kali melakukan upaya konfirmasi kepada PT. Pos Indonesia Kabupaten Mamasa, namun, nomor hadpone yang dihubungi tidak dapat terhubung.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR