Makan Bersama di Dapur Warga, Bukti TNI Menyatu dengan Rakyat

91
Sejumlah personil Satgas TMMD ke-112 di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat tampak menyiapkan makan minum bersama di dapur warga. Bukti nyata TNI bersama Rakyat. (Foto: Malik)

“TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”

TRANSTIPO.com, Mamasa – Keberhasilan setiap pelaksanaan TMMD yang dilaksanakan oleh TNI tidak akan pernah terlepas dari dukungan semua pihak termasuk masyarakat setempat, demikian halnya TMMD ke-112 yang saat ini berlangsung di Desa Batang Uru dan Desa Banea, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Ketika kita melirik sekilas dua Desa ini yang cukup jauh dari Ibu kota Kabupaten, memang sedikit agak terisolir mengingat infrastruktur berupa jalan belum memadai untuk dilalui kendaraan dan beberapa infrastruktur lainnya belum tersedia.

Kehadiran TMMD ke-112 di Kabupaten Mamasa telah melakukan terobosan dengan membangun dan memperbaiki beberapa fasilitas umum benar-benar dirasakan oleh masyarakat setempat, selain pembuatan duiker, MCK dan rehab Gereja juga dilakukan perbaikan pelebaran jalan serta beberapa fasilitas lainnya yang sudah lama dinantikan warga di dua Desa ini.

Sebanyak 150 orang yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-112 di Desa Batang Uru dan Desa Banea yang dipimpin Letkol Inf Stevi Palapa, Komandan Kodim 1428/Mamasa Rem 142/Tatag selama pelaksanaan TMMD bermukim di rumah-rumah penduduk. Setiap hari mereka bersama-sama ke lokasi membangun infrastruktur yang masuk dalam sasaran fisik TMMD.

Namun yang paling menarik, ibu-ibu di dua Desa sasaran TMMD ini ikut serta menyiapkan makanan bagi personel Satgas baik siang maupun malam, bahkan untuk makanan ringan dan minuman hangat ibu-ibu mengantar ke lokasi tempat bekerja personel Satgas.

Ny. Dorce Dalle ketika ditemui di lokasi saat mengantar minuman hangat mengatakan, keberadaan bapak-bapak TNI telah dianggapnya seperti keluarga sendiri.

“Mereka datang dari jauh untuk memperbaiki Desanya,” Ny. Dorce Dalle pada Jumat, 1 Oktober 2021.

Dirinyapun berharap agar hubungan yang sudah semakin akrab ini tetap terjalin dengan baik.

“Aaya sangat gembira kedatangan bapak-bapak TNI membangun Desa kami, terlebih lagi mereka semua tidur di rumah-rumah penduduk, makan bersama seperti layaknya saudara sendiri,” ucap Ny. Dorce.

Senada apa yang disampaikan Ny. Polina, beberapa orang TNI yang tinggal di rumahnya dianggapnya sebagai anak kandungnya sendiri, mereka bercanda bersama bahkan terkadang mereka membantu didapur menyiapkan makanan.

“Saya terharu sekali melihat bapak-bapak TNI pintar masak, mereka masak sayur, masak ikan, buat sambal untuk dimakan bersama dan kamipun sangat ikhlas menyiapkan makan untuk mereka,” ucap Ny. Polina.

Empati TNI di Batang Uru dan Banea akan mendenting melampaui masa TMMD itu sendiri. Keakraban ini akan jadi pererat tak terikat oleh waktu.

SARMAN SAHUDING

TINGGALKAN KOMENTAR