Salah sebuah rumah yang terbawa tanah longsor di Mamasa, Rabu, 24 Mei 2017. (Foto: Frendy)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Akibat hujan deras yang terus mengguyur Mamasa sejak beberapa pekan terakhir ini, maka longsor pun terjadi di sejumlah tempat.

Kali ini, atau pada Rabu, 24 Mei 2017, sejumlah rumah milik warga di Rante-rante, Desa Osango, Kabupaten Mamasa, tergerus akibat longsor.

Sebuah rumah milik Hadris Hamid, sebagian fisik rumah itu terbawa longsoran. Tanah longsor di tempat kali ini tak kurang sepanjang 100 meter dengan lebar sekitar 10 meter.

Selain rumah Hadris, pula terdapat empat rumah warga lainya di sekitar lokasi kejadian juga terancam roboh dan hanyut akibat longsor. Ini dibuktikan dengan sejumlah titik di lantai rumah itu sudah mulai retak-retak.

“Musibah ini terjadi sekitar pukul 18.00 sore kemarin waktu setempat. Memang, Selasa kemarin itu hujan turun deras sekali sejak pagi hingga sore hari. Maka terjadilah lonsor ini. Parahnya sebab tak ada talud,” jelas Hadris Hamid, salah seorang warga yang jadi korban longsor itu.

Beruntung sebab musibah ini tak menelan korban jiwa. Namun kerugian materil diperkirakan menelan hingga ratusan juta rupiah.

Warga desa hanya bisa memandang rumah rekannya ambruk akibat bencana longsor, Desa Osango, Mamasa, Sulbar, Rabu, 24 Mei 2017. (Foto: Frendy)

Dengan adanya becana alam ini, para korban berharap ada perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Mamasa.

“Kita berharap ada perhatian dari pemerintah daerah atas kejadian ini. Paling tidak, ya, bisa dibuatkan talud sebagai penyangga jika kembali terjadi longsor,” pinta Hadris hamid.

Dari pantauan transtipo.com di lokasi kejadian pada Rabu dini hari, tim dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Mamasa sudah berada di lokasi kejadian. Termasuk telah berupaya menyalurkan bantuan terhadap sejumlah warga yang kena bencana longsor ini.

FRENDY CRISTIAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR