Depi Aldiano (duduk membelakangi kamera) adalah buronan yang telah ditangkap oleh pihak petugas Lapas Mamasa, beberapa waktu lalu di Mamasa. (Foto: Frendy Cristian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Depi Aldino alias Depi adalah pejabat Eselon IV di lingkup Pemkab Mamasa telah divonis lima tahun penjara atas kasus penyalahgunaan narkoba. Depi telah menjalani hukumannya itu sekitar dua tahun penjara.

Depi sempat kabur dari Lapas Mamasa pada 15 Desember 2015 lalu. Setelah menjadi buron selama 15 bulan 15 hari, Depi akhirnya ditangkap, Senin, 29 Mei 2017.

Kepala Lapas Mamasa, Gunawan, saat dikonfirmasi sejumlah awak media pada Selasa, 30 Mei 2017 menerangkan, penangkapan Depi berawal dari informasi warga. Setelah petugas lapas tahu keberadaan Depi yang sedang melintas di Kecamatan Messawa menuju Mamasa kota, saat itulah penangkapan dilakukan.

“Atas informasi itu, sekitar pukul 16.30, saya perintahkan anggota untuk segera membentuk tim dan menangkap pelaku. Sekitar pukul 17.00, kami mengatur strategi dan akhirnya dilakukan penyergapan,” kata Gunawan.

Masih Gunawan, ketika itu Depi yang sedang berkendara sepeda motor persis di Desa Salurano, Kecamatan Tandukkaluak atau sudah beberapa kilometer meninggalkan Sumarorog ketika berlangsung penangkapan. Saat itu sudah jam tujuh malam, dan digelandang ke rumah tahanan (Rutan) Mamasa.

Lanjut Gunawan, penangkapan dilakukan tanpa didampingi pihak kepolisian, walau saat Depi kabur koordinasi tetap dijalin dengan pihak kepolisian.

“Beberapa hari setelah kabur dulu, kami sudah melakukan koordinasi kepada pihak kepolisian untuk melakukan pencarian. Namun rupanya pihak kepolisian tak respon sehingga penangkapan kemarin itu dilakukan oleh pihak lapas sendiri,” jelas Gunawan.

Hingga saat ini, masih Gunawan, tersangka masih diperiksa karena diduga kuat ada pihak lain yang membantunya kabur.

“Hal itu dibuktikan dengan kendaraan yang digunakan saat ditangkap, ada dugaan sepeda motor yang dikendarai Depi itu adalah kendaraan milik istrinya, Nurjayanti, dengan nomor polisi DC 3713 CV.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR