Kepala Desa Ulumea Samuel (kiri) didampingi Kepala Puskesmas Mehalaan Nikmat Muslim, usai penyerahan piagam penghargaan oleh Bupati Mamasa Ramlan Badawi. (Foto: Leo)
Kepala Desa Salubalo Abd Waris. (Foto: Leo)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Bertepatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa memberikan penghargaan kepada Desa-desa yang dinyatakan berhasil Open Defecation Free (ODF).

Dua di antaranya diraih oleh Desa Ulumea dan Desa Salubalo, keduanya berasal dari Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa.

Kedua desa ini dinyatakan berhasil dalam mengatasi pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat yang sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Usaha tersebut dinyatakan berhasil dikarenakan akses masyarakat pada jamban (sehat) telah mencapai 100%, keadaan ini kemudian lebih dikenal dengan istilah ODF dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kesehatan lingkungan dan masyarakat.

Oleh karena itu, atas partisipasinya dalam pelaksanaan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), sebagai salah satu indikator kebersihan program Senitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa memberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap desa-desa yang telah ikut berpartisipasi dalam kesehatan lingkungan.

“Kita berharap hal ini tetap terjaga sampai seterusnya agar masyarakat yang ada di desa-desa tidak lagi terganggu dengan pembuangan tinja sembarangan, juga agar desa-desa yang lain dapat termotivasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Hajai S. Tanga.

Sementara itu, Kepala Desa Ulumea Samuel mengatakan, piagam ini merupakan salah satu motivasi untuk lebih meningkatkan kualitas kesehatan masyarakatnya ke depan.

Dikatakannya, tentu ini bukan hanya merupakan simbol tetapi apa yang telah diraih hari ini kiranya dapat terjaga hingga tahun-tahun yang akan datang.

“Ini juga adalah hasil kerjasama dengan pihak puskesmas Kecamatan Mehalaan yang terus memberitahu himbauan tentang bagaimana meningkatkan kesehatan lingkungan di masyarakat,” ujar Samuel.

Terpisah, Kepala Desa Salubalo Abd Waris menuturkan, ODF ini terlaksana karena adanya kerjasama lintas sektor, antara kecamatan ke desa, desa ke puskesmas, dan semua lembaga yang ada dalam desa sehinggga hal ini bisa terlihat dengan baik.

Pihaknya berharap hal ini terus terbina mulai dari sekarang sampai tahun-tahun yang akan datang, bahkan di tahun yang akan datang lebih meningkat lagi.

“Ini bukan hanya harapan kami, tapi harapan semua masyarakat juga, bukan hanya di desa kami saja tapi kita berharap seluruh desa yang ada di Kecamatan Mehalaan ke depan dapat juga melaksanakan hal yang sama,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR