Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, dr. Hajai S. Tanga. (Foto: Frendy Christian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Wabah penyakit campak yang menyerang 46 warga dari 6 dusun di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, kini sudah mulai teratasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, dr. Hajai Samuel Tangga.

“Berdasarkan laporan dari Puskesmas Tabulahan, sejumlah pasien yang sempat terserang wabah campak, kini sudah sembuh. Kendati demikian pihak kesehatan masih terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian,” ungkap dr. Hajai S. Tanga kepada transtipo.com, Senin, 26 Februari 2018.

Ia berharap, ke depan tidak ada lagi tambahan penderita yang mencapai jumlah yang signifikan.

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya akan melakukan efektivitas imunisasi secara rutin, pelayanan posyandu dan pelayanan kesehatan, serta meningkatkan sosialisasi kesehatan di daerah tersebut melalui penyuluhan agar mengubah perilaku masyarakat hidup sehat dan bersih.

Wabah campak yang sempat meyerang sebagian penduduk Desa Malatiro beberapa pekan itu, sempat menyita perhatian publik serta sejumlah media nasional. Pasalnya, baru pertama kali terjadi di Kabupaten Mamasa dengan jumlah yang signifikan atau terbanyak.

Menurutnya, sejumlah petugas medis yang sempat ditemui di lapangan beberapa pekan lalu, hal itu terjadi karena minimnya pemahaman masyarakat setempat akan pentingnya kesehatan.

“Sebagian dari mereka masih memegang teguh aliran kepercayaan mereka,” sebut Hajai.

FRENDY CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR