Jelang Pilkades, 250 Personil Polres Mamasa Awasi dan Tak Sungkan Tangkap Pelaku Politik Uang

1942

Ini bukti komitmen yang hebat dari Polres Mamasa. Jika Pilkades serentak di Kabupaten Mamasa “bersih”, maka ini pertanda baik untuk masa depan pemerintahan Mamasa yang Kurru’ Sumanga’ Pole Paraja.  

TRANSTIPO.com, Mamasa – Jelang pemilihan kepala desa (Pilkades ) yang akan digelar secara serantak di 90 Desa di Kabupaten Mamasa pada 20 April mendatang, Polres Mamasa akan menerjunkan 250 personil. Mereka akan menyebar ke sejumlah desa tempat pelaksanaan Pilkades.

Setiap TPS akan dijaga satu orang polisi. Hal itu dikatakan oleh Kapolres Mamasa AKBP Hanny Andhika saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Kamis, 13 April 2017.

Menurut Kapolres Mamasa, bahkan ada ada TPS yang akan dijaga lebih dari satu personil polisi. Itu jika dianalisa bahwa di TPS tersebut rawan terjadi gangguan keamanan. Pula, Hanny, akan disiapkan bantuan dari Brimob untuk menjaga situasi tetap kondusif, termasuk jika situasi mengalami eskalasi yang meningkat.

“Kita akan tetap menyiapkan perbantuan dari Brimob seperti pada Pilkada kemarin, sehingga Pilkades ini bisa berjalan dengan aman serta jujur dan adil,” kata Kapolres Mamasa.

Ketika ditanyakan terkait kemungkinan terjadinya ‘politik uang’ di Pilkades nanti, Kapolres Hanny mengatakan, pihaknya sudah punya pengalaman dan berhasil mengungkap kasus money politic (politik uang) pada Pilkada kemarin di Kabupaten Mamasa.

Pihak Polres Mamasa sudah membuat tim yang dibagi menjadi 3 tim. Saat ini sudah diterjunkan ke lapangan untuk menghimpun informasi dari masyarakat.

“Karena kita ketahui Pilkades ini sangat rentan dengan money politic dan pihak Polres Mamasa tidak akan sungkan-sungkan menangkap dan menindaklanjuti jika terjadi politik uang, seperti kasus-kasus sebelumnya,” urai Kapolres Mamasa.

Selain itu, AKBP Hanny Andhika imbau kepada semua masyarakat agar dalam melaksanakan demokrasi di tingkat desa bisa menggunakan hati yang jernih dalam memilih pemimpinnya tanpa adanya poltik uang, sehingga menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas jujur dan adil serta mengayomi masyarakatnya.

“Mari kita sama-sama laksanakan pemilihan kepala desa serentak ini dengan aman, jujur, dan adil tanpa politik uang,” imbau Kapolres Mamasa.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR