Situasi saat simulasi dilaksanakan, Jumat 5 Januari 2018. ( Foto : Frendy)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Menjelang pemilihan bupati dan wakil bupati Mamasa 2018, Polres Mamasa menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), di simpang lima kota Mamasa, Sulawesi Barat, Jumat 5 Januari 2018.

Sispamkota dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan pegamanan menghadapi pilkada serentak 2018, yang akan helat pada bulan juni mendatang.

Simulasi Sispamkota yang dilaksanakan Polres Mamasa melibatkan 350 porsenil dari TNI dan Polri.

Menurut Kapolres Mamasa AKBP. Arianto, Sispamkota yang diawali dengan gelar pasukan adalah suatu langka strategis untuk menunjukan kepada masyarakat bahwah Polri dan TNI serta semua peyelenggara pilkada termasuk pemerintah daerah sudah siap melaksanakan pilkada.

“Simulasi yang dilaksanakan di lapangan memberikan suatu gambaran, yang kemugkinan bisa saja terjadi sesuai dengan mapping kerawana yang telah kami lakukan sejak awal,” ungkap AKBP. Arianto.

Personil yang terlibat dalam kegiatan simulasi pengamanan mempraktekkan cara-cara pengamanan di lapangan, seperti menghalau demonstrasi massa, meyelamatkan kotak suara, membebaskan sandera dan juga menjinakkan bom yang dilakukan Tim Gegana Brimob Sulbar.

Simulasi yang berlangsung sekitar 4 jam itu, dihadiri wakil bupati Mamasa Bonggalangi, Dandim 1402 Polmas Letkol. Dedi Setia, Kasat Satpol PP. Kain Lotong Sembe, dan sejumlah pimpinan SKPD dilingkup pemerintah daerah Kabupaten Mamasa.

Sementara dandim 1402 Polmas Letkol. Dedi Setia, yang dikonfirmasi sejumlah awak media usai kegiatan menuturkan, pihaknya akan selalu siap membekap pihak kepolisian dalam pengamanan pilkada 2018.

FRENDY CHRISTIAN

Silakan klik dan lihat vidionya disini

TINGGALKAN KOMENTAR