Ketua KPU Mamasa Suriani T. Dellumaja beserta Komisioner KPU lainya sedang beri sambutan dalam kegiatan Bimtek di Mamasa, Senin, 2 Oktober 2017. (Foto: Frendi Christian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamasa menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang tata cara pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik (Parpol) sebagai peserta Pemilu tahun 2019 di aula Ramayana Inn pada Senin siang, 2 Oktober 2017.

Bimtek dilaksanakan sebelum memasuki tahapan pendaftaran partai politik peserta pemilu 2019. Kegiatan tersebut menghadirkan Komisioner Panwasli Kabupaten Mamasa dan sejumlah pengurus parpol yang akan diverifikasi sebagai peserta Pemilu 2019 mendatang.

Ada enam belas partai politik yang diundang dalam kegiatan Bimtek yang dilaksanakan KPU Mamasa, termasuk dua partai baru yakni Partai Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pandaftran parpol dijadwalkan akan dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 16 Oktober 2017 sesuai program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2019.

Ketua KPU Mamasa, Suriani T. Dellumaja mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan untuk mengawali tahapan pendaftaran parpol yang selanjutnya akan diverifikasi sesuai dengan jadwal dan tahapan pemilu. Adapun parpol yang akan diverifikasi yakni parpol yang sudah tergabung dalam data Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Oleh karena itu dalam pendaftaran parpol ini, KPU akan sandingkan dengan data Sipol karena parpol yang tidak masuk dalam data aplikasi Sipol tidak akan diverifikasi untuk menjadi peserta pemilu,” ungkap Suriani.

Sementara Devisi Hukum KPU Mamasa, Marthen Buntupasau menjelaskan, dalam proses pendaftaran partai politik untuk menjadi peserta Pemilu, sesuai dengan ketentuan pasal 13 ayat (1) PKPU 11/2017, yang mengatur, setiap parpol wajib memasukkan data partai politik kedalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang mencakup data kepengurusan partai politik tingkat pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan serta data keanggotaan partai politik tingkat Kabupaten/Kota dan juga data-data pendukung lainnya sebagai pemenuhan syarat partai politik untuk menjadi peserta Pemilu, sebagaimana dimaksud dalam PKPU Nomor 11 Tahun 2017.

FRENDY CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR