Salah sati titik jalan di Kabupaten Mamasa yang mash rusak. (Foto: Net.)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Pemerintah Kabupaten Mamasa akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan poros Tabone, Nusu dan Tabang melalui koordinasi dengan pihak pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda saat dikonfirmasi di Mamasa, Sulawesi Barat, Sabtu, 21 September 2019.

Menurut Martinus, kondisi jalan Tabone, Nosu dan Pana tengah memprihatinkan dan menjadi keluhan masyarakat sejak lama.

Olehnya itu, kata dia, dalam waktu singkat pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan juga para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat wakil Kabupaten Mamasa mengenai peningkatan jalan tersebut.

Dikatakannya, sejak tahun 2017 hingga 2019 jalan tersebut berstatus jalan strategis provinsi, dan pada tahun 2020 mendatang itu akan sah menjadi jalan provinsi.

“Intinya apa pun status jalan itu adalah milik kita, mau itu jalan provinsi atau jalan nasional tetap manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Mamasa,” kata Martinus Tiranda.

Maka dari itu, kata Martinus, tidak akan menunggu waktu lama untuk membangun komunikasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal percepatan pembangunan jalan tersebut.

“Karena tentunya tidak cukup jika hanya mengharapkan APBD saja, jadi harus betul-betul kita pikirkan jalan apa yang kita tempuh untuk itu,” katanya.

Ditambahkannya, dalam waktu singkat kondisi jalan itu akan divisualkan dengan testimoni dari masyarakat kemudian dibawa ke pusat agar menjadi perhatian secara khusus.

“Dari hasil visual itu kita akan sampaikan kepada pemerintah pusat bahwa jalan ini masih bagian dari Indonesia,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR