TRANSTIPO.com, Mamasa – Kondisi badan jalan penghubung antarkecamatan Tawalian dan Sesena Padang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat beberapa hari terakhir ini dikeluhkan sejumlah warga lantaran jalan tersebut sudah rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian pemerintah daerah.

Kerusakan jalan di lokasi itu cukup parah, bahkan aspal yang terkoyak dan bergeser menimbulkan gundukan tanah serta kerikil lepas membuat sebagian badan jalan berlubang hingga mengancam keselamatan pengendara yang melintas.

Tidak sedikit menurut warga pengendara terjatuh saat melintas akibat tidak melihat gundukan tanah, terlebih saat hujan dan saat malam hari.

“Sudah bertahun-tahun dibiarkan tak ada perhatian pemerintah, padahal sudah banyak pengendara yang menjadi korban akibat jatuh saat melintas di jalan rusak tersebut,” keluh salah satu warga, Rian Mewa.

Menurutnya, karena prihatin, beberapa waktu lalu warga sekitar mengambil inisiatif untuk berswadaya memperbaiki beberapa titik yang sudah sangat parah.

Pihaknya berharap agar pemerintah atau dinas terkait segera mengambil langkah untuk memperbaiki jalan tersebut mengingat jalan itu merupakan akses satu-satunya warga dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Tawalian dan Kecamatan Sesena Padang (Sespa) jika mereka hendak ke kota Mamasa.

“Jalan ini merupakan akses warga di dua kecamatan yang setiap hari mereka lalui jika hendak ke pusat Kota Mamasa,” ujar Rian.

Kondisi jalan yang tak kunjung mendapat perhatian pemerintah ini, beberapa hari terakhir juga menjadi perbincangan sejumlah warganet di media sosial facebook khusunya di grup Warkop to Mamasa.

Sejumlah warganet memposting gambar jalan serta sejumlah pengendara yang terjatuh di lokasi tersebut dan melontarkan kritikan kepada pemerintah daerah lantaran dinilai abai dan tak memperhatikan perbaikan jalan tersebut.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mamasa, Daud Tandi Arruan yang dikonfirmasi Kamis pagi, 15 April 2021 mengatakan, sudah dua tahun terakhir anggaran dari DAK untuk jalan dan jembatan di Kabupaten Mamasa nihil. Meski demikian tetap dalam pengusulan.

“Semoga tahun berikut dapat diatasi,” harapnya.

FRENDY

TINGGALKAN KOMENTAR