Kepala Kantor Pos Cabang Mamasa, Iswadi Idris. (Foto: Kedi)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Tercatat sebanyak 14.517 Kepala Keluarga (KK) warga Kabupaten Mamasa yang tercover oleh Dinsos, akan menerima BLT selama tiga bulan terhitung mulai bulan April hingga Juni 2020, berdasarkan data dari Kemensos.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamasa Lonny menyebutkan, penyaluran BLT sebesar Rp. 600.000 per KK akan dilakukan dalam dua tahap, yakni melalui kantor Pos dan melalui rekening masing-masing penerima.

Untuk penyaluran melalui rekening penerima, sebahagian sudah terbayarkan, bagi masyarakat yang datanya sudah sesui dengan nik masing-masing.

Sementara penyaluran melalui Kantor Pos, hingga saat ini belum dilakukan, karena data yang dimiliki Kantor Pos Cabang Mamasa dengan pemerintah desa dan kelurahan tidak sesui.

Kepala Kantor Pos Cabang Mamasa, Iswadi Idris mengatakan, tertundanya pembayaran BLT bagi masyarakat, itu karena adanya miskomunikasi terkait dengan data yang diberikan Dinsos Kabupaten Mamasa ke Kantor Pos.

Data yang diberikan Dinsos ke desa-desa, ialah daftar penerima BLT secara keseluruhan di Desa tersebut. Sementara data yang diserahkan ke Kantor Pos hanya sebahagian dari masing-masing desa. Dengan maksud pembayarannya akan dilakukan secara bertahap.

“Data yang dikirim Kemensos ke Kantor Pos, data secara bertahap, dan kami sudah cocokkan dengan pihak-pihak terkait,” kata Iswadi Idris.

Iswadi mengatakan, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses penyaluran, pihaknya masih menunggu data dari masing-masing desa dan kelurahan, kemudian dilakukan pembayaran.

Ia berharap, dalam bulan Mei ini data yang dikirim dari Kemensos sudah rampung semua, sehingga tidak ada lagi perbedaan data antara desa, kelurahan dan Kantor Pos.

Ia menuturkan, untuk mekanisme pembayaran BLT, pihaknya menawarkan tiga cara diantaranya, pembayaran lansung dari rumah ke rumah penerima, pembayaran langsung di Kantor Pos, dan sistem komunitas.

Iswadi menjelaskan, pembayaran sistem komunitas dimaksud adalah, pihak Kantor Pos akan turun langsung ke desa-desa dan kelurahan untuk melakukan pembayaran di satu tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah desa.

“Pembayaran tahap pertama, yakni pembayaran pada bulan April akan segera dibayarkan, penyalurannya akan dilakukan secara bertahap per bulan, sebesar Rp. 600.000 per bulannya,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR