SDN 013 Loka, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), akan dilebur. (Foto: Fadly)

TRANSTIPO.COM, Mambi – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 013 Loka, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) terancam dilebur.

Pasalnya, sekolah yang dibangun di Desa Sondong Layuk sejak puluhan tahun silam, kini bermasalah. Lantaran, lahan bangunan sekolah tersebut diklaim oleh pemiliknya.

Pemilik tanah itu, tak lain adalah mantan kepala sekolah yang juga bertugas di sekolah tersebut beberapa tahun lalu. Namun saat ia tak lagi menjabat sebagai kepala sekolah, tanah itu kemudian klaim, hingga terancam dilebur.

Bangun sekolah yang sudah semi parmanen ini, akan sia-sia belaka. Bangunan ini memiliki enam Ruang Kegiatan Belajar (RKB) menggunakan anggaran pemerintah.

SDN 013 Loka, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), akan dilebur. (Foto: Fadly)

“Sayang sekali kalau dilebur, karena jelas mubazir saja bangunannya, buang-buang anggaran saja,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya, Kamis 6 Agustus 2020.

Sementara kata dia, salah satu prasyarat saat mendirikan fasilitas umum ialah akta hibah. Apapun jenis bangunan yang menyangkut fasilitas umum, tentu membutuhkan akta hibah tanah.

“Pertanyaannya, kenapa dulu sekolah ini dibangun kalau status tanahnya tidak jelas,” katanya.

Dengan demikian, para siswa di sekolah itu diberikan pilihan untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah manapun yang diinginkan.

Hal itu dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN 013 Loka, Rustam.

“Iya karena pihak Dinas menganggap sekolah ini bermasalah lahannya,” sebut Kepala Sekolah, Rustam.

Meski demikian, pihaknya belum mendapat surat secara resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, terkait peleburan sekolah itu. Namun, secara lisan telah disampaikan.

“Yang pasti sudah disampaikan beberapa waktu lalu, bahwa sekolah ini akan dilebur,” tandasnya.

Kru laman ini berupaya melakukan konfirmasi kapada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, Muhammad Syukur melalui sambungan telepon, namun nomor yang dituju sedang di luar jangkauan.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR