Bandar Udara Sumarorong, Mamasa, Sulbar (awal 2015). (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Bandar Udara (Bandara) Sumarorong di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa saat ini tak lagi beroperasi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mamasa Domina Mogot ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Mamasa, Rabu, 16 Agustus 2017.

Menurut Domina, untuk saat ini tak ada lagi penerbangan karena minat penumpang naik pesawat kurang.

“Tidak aktifnya Bandar Udara Sumarorong sebetulnya juga menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan RI, padahal sebelumnya masih akan ada pesawat yang beroperasi. Tapi ternyata hasil audit dari BPK itu penumpangnya tak ada sehingga tak lagi diaktifkan,” jelas Domina Mogot.

Domina tambahkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi teknis perhubungan Provinsi Sulbar yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan Sulbar di Mamuju, beberapa waktu lalu, pihak Kementerian Perhubungan minta agar Pemkab Mamasa buat kajian untuk mengaktifkan kembali kegiatan penerbangan di Bandar Udara Sumarorong.

Sebagai respon atas arahan dari Kementerian Perhubungan itulah sehingga Dinas Perhubungan Mamasa sementara melakukan kajian, termasuk memikirkan cara menggairahkan kembali minat warga terbang atau naik pesawat di bandara satu-satunya di pegunungan tersebut.

“Dishub Mamasa hanya sebatas koordinasi sebab yang menangani sepenuhnya adalah pihak Bandara Tampak Padang di Mamuju. Tapi meski begitu kita tetap akan memberikan kajian-kajian agar Bandara Sumarorong kembali aktif ,” jelas Domina mengahiri perbincangan.

FRENDI CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR