Sebuah karangan bunga terpampang kaku di rumah duka, AM Tandi, Anggota DPRD Majene, yang telah menghadap Tuhan pada pukul 03.00 WITA, Minggu, 6 Mei 2018 di Majene. (Foto: Shaleh)

TRANSTIPO.com, Majene – Kabar duka menyelimuti langit Ulumanda, Kabupaten Majene. Minggu dini hari, 6 Mei 2018, tepat pukul 03:00 WITA, seorang lelaki dewasa paruh baya telah berpulang menghadap Tuhan-Nya.

Ia adalah AM. Tandi. Ia adalah warga Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda’, Majene. Di rumah kediamannya di desa itu, Tandi telah terbaring—untuk selama-lamanya.

Tandi, tercatat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Majene aktif. Setelah terdengar kabar berpulangnya seorang putra terbaik, bunga nyaris tak semerbak lagi. Ia berguguran bersama air mata kesedihan.

Dari panggilan telepon Muslimin, Kepala Desa Popenga, yang mengabarkan kepergian Tandi ini pada pukul 06.00 WITA.

“Pak Tandi telah berpulang subuh tadi. Semoga beliau tenang di sisi Rab-Nya,” kata Muslimin di ujung telepon tanpa kabel Minggu pagi tadi.

Seiring sinar mentari mencapai bumi, sejak itulah pula kabar duka kepergian Tandi ramai di media sosial.

Legislator Tandi dikenal sebagai lelaki peramah—untuk tak terbatas orang di Majene. Ia bermasyarakat, bersahaja. Tanggung jawabnya begitu tinggi kepada sanak famili.

Banyak orang merasa kehilangan tiada tara atas kepergian pemuda tampang tinggi semampai ini.

Beliau guru saya, orang tua saya, kakak saya. Dia adalah sosok yang ramah dan bersahaja. Kami Pemerintah Desa Popenga dan seluruh keluarga mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya AM Tandi. Semoga keluarga besarnya bisa sabar dan ikhlas atas kepergiannya,” sebut Muslimin.

SHALEH SR

TINGGALKAN KOMENTAR