Salah satu pengendara yang kesulitan melewati longsoran, Kamis 15 November 2017 (Foto : Frendy)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Mamasa sejak dua pekan terakhir mengakibatkan jalan penghubung Mamasa-Toraja tertutup longsor, Kamis, 15 November 2017, dini hari.

Tebing jalan di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa tiba-tiba ambruk dan menutup seluruh badan jalan sehingga jalan tersebut tak bisa dilalui.

Menurut Adrian, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, longsoran terjadi pada pukul 07:00 malam, Rabu 14 November, akibat tingginya intensitas hujan yang turun, sehingga tanah di tebing jalan itu mengalami longsoran termasuk sejumlah pohon tumbang dan menutup badan jalan.

“Kita berharap ada perhatian dari pemerintah setempat, termasuk dinas terkait agar jalan ini bisa kembali terbuka karna sangat menyulitkan masyarakat yang melalui jalur ini,” ungkap Adrian.

Dari pantauan transtipo.com pada pakul 13:00 wita Kamis 15 November 2017 dini hari, belum ada alat berat yang tiba dilokasi, namun jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, karna sebagian kecil longsoran sudah dibersikan penduduk setempat dengan alat seadanya, tetapi untuk kedaran roda empat belum bisa melintas.

Selain itu, masih ada sekitar empat titik longsoran di sekitar lokasi tersebut yang juga nyaris menutup badan.

FRENDY CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR