Munandar Wijaya Ramlan

TRANSTIPO.com, Mamuju – Setelah mamasukkan gugatan praperadalian, salah seorang dari tiga pimpinan dewan yang menempuh cara yang sama, atas ditetapkannya empat pimpinan DPRD Sulbar sebagai tersangka oleh Kejati Selsulbar atas dugaan kasus korupsi.

Tapi upaya Munandar Wijaya—dan dua rekannya itu—oleh Majelik Hakim Pengadilan Negeri Makasar resmi menolak gugatan praperadilan tersebut, Rabu pagi, 25 Oktober 2017.

Bagi Munandar Wijaya—sebutnya dalam sebuah rilisnya melalui layanan WhatsApp—akan menerima secara postif dan menghormati keputusan tersebut.

“Sebagai warna negara yang taat hukum, saya menghargai keputusan praperadilan hari ini (Rabu, red), dan saya tentu akan tetap kooperatif dan siap menghadapi proses selanjutnya,” tulis Munandar Wijaya.

Masih Munandar Wijaya, saya berharap agar perkara ini segera dilimpahkan ke pengadilan untuk mendapatkan kepastian hokum. Mengingat proses praperadilan hanya menguji proses penetapan kami sebagai tersangka, belum masuk pada uji pembuktian pokok perkara yang disangkakan kepada kami.

“Sekali lagi, saya—Munandar Wijaya—siap menjalani proses pembuktian di pengadilan nantinya. Dan, biarlah pengadilan nanti yang membuktikan keyakinan kami,” tutup politisi muda dari Pitu Ulunna Salu—Kabupaten Mamasa—ini.

ZULKIFLI

TINGGALKAN KOMENTAR