Hj. Nurbaeti (kiri) dan Nur Hasanah. (Foto: Burhanuddin HR)

Legislator dari kaum hawa ini beruntung memilih jalur politik formal di partai yang berlambang ‘kepala banteng moncong putih’: PDIP.

Telah dua kali ‘mengantarnya’ mengecap manis getirnya dalam dunia parlemen.

TRANSTIPO.com, Polewali – Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Menyelam sambil minum air. Itulah motto legislator Polman dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Polman, Hj. Nurbaeti.

Simpati publik—paling tidak di daerah yang ia wakili—untuk pribadi Hj. Nurbaeti telah menjadikannya ia tenar, untuk Polman tentunya. Ia pandai merangkul banyak warga. Karena itu, hasilnya pun ia rengkuh.

Kru laman ini menemuinya di Warkop Sandeq Rock Cafe di bilangan Manding, Polewali, Polman, di Rabu malam, 14 Juni 2017. Nurbaeti pun berbagi kisah pendek untuk sekalian Pembaca yang Budiman.

Kini, aku Hj. Nurbaeti, dirinya merasa senang sebab ia menemukan seorang calon kader partai. Dia, calon politisi baru itu, adalah sosok perempuan juga. Ia tertarik masuk PDIP Polman.

Nama figur baru itu adalah Hj. Nur Hasanah. Harinya-harinya aktif sebagai entrepreunership (wirausahawan). Toko Villa Toys adalah usaha miliknya yang pusatnya di Pasar Sentral Pekkabata, Polewali.

Dari penjelasan Nurbaeti, pada Musyawarah Daerah (Musda) PDIP Polman nanti, pasca Pilbup Polman, Nur Hasanah akan didapuk secara resmi jadi kader muda partai.

Lalu apa kata Nur? “Saya belum pernah berpartai. Saya hanya tertarik ke PDIP karena ketua umumnya dari kaum hawa. Jadi saya berniat untuk ikut bergabung, sekalian menambah kesibukan di luar urusan bisnis.”

Dari kepolosan dan lurusnya cara bertutur Nur Hasanah, jelas dia aktifis baru dalam dunia ‘perkumpulan politik praktis’.

Semoga kaum hawa menambah bilangan angka di dewan nanti. Di 2019 misalnya, dan seterusnya.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR