Pemateri dalam Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional: Kepala BI Perwakilan Sulbar Dadal Angkoro, Kepala BPS Sulbar Suntono, dan Kepala Kementerian Keuangan RI Perwakilan Sulbar Syaiful Islam, Mamuju, Senin, 30 Oktober 2017. (Foto: Arisman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulbar menggelar Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional di d’Maleo Hotel and Convention Mamuju, Senin, 30 Oktober 2017.

Kegiatan BI Perwakilan Sulbar kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini juga dihadiri oleh lembaga vertikal tekait dan perwakilan pemkab dan Pemprov Sulbar.

Hadir sebagai pemateri adalah Kepala BI Perwakilan Sulbar Dadal Angkoro, kepala BPS Sulbar Suntono, dan dari Kementerian Keuangan RI Perwakilan Sulbar Syaiful Islam.

Dari Pemprov Sulbar diwakili oleh Hj. Jamila Haruna, Asisten III Pemprov Sulbar. Jamila pula yang membuka acara diseminasi ini. Saat beri sambutan Jamila katakan, dengan adanya destimasi ini ke depan akan ada langkah nyata yang diambil dalam mengembangkan perekonomian di Provinsi Sulbar.

“Pemprov Sulbar akan melakukan pembagunan yang bernilai tambah dalam meningkatkan perekonomian di Sulbar, seperti pembagunan insfraruktur jalan dan pembangunan non fisik lainnya,” kata Jamila Haruna.

Seusai acara, kepada sejumlah wartawan, Dadal Angkoro menjelaskan pertumbuhan di Sulbar tahun 2017 kita proyeksi lebih baik dari tahun 2016. Kita punya harapan tinggi untuk pertumbuhan ekonomi tahun ini. Namun, memang sampai triwulan ke-II, apa yang kita harapkan berjalan itu ternyata tidak berjalan.

“Ada beberapa kegiatan yang belum berjalan di triwulan ke-II sehingga apa yang kita harapkan itu tidak setinggi dengan apa yang kita proyeksikan,” kata Dadal Angkoro kepada media.

Tapi Dadal berharap, capaian pertumbuhan ekonomi Sulbar di tahun 2016 yang mencapai 6,03 persen itu dapat meningkat di tahun 2017.

“Sulbar kaya akkan sumber daya alam. Jadi bagaimana sumber alam itu dapat dikelola dengan baik, untuk barang siapa pakai misalnya. Karenajika diolah menjadi barang jadi, ini dapat membuat pertumbuhan ekomomi di Sulbar meningkat,” jelas Dadal Angkoro.

Dijelaskan pula, salaH satu yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulbar, analis Dadal, yaitu di bidang pertanian. Bila ini dikelola dengan baik maka ini akan menjadi salah satu penunjang meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Sulbar.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR