Siswa Kelas III SMK Negeri Polewali (kanan) sedang menyaksikan A'ba meracik kopi di Kedai Kopi 89, Polewali, beberapa waktu lalu. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polman  Saat ini sudah tak perlu praktek jauh-jauh. Di dalam kota sendiri, sudah banyak tempat yang layak jadi tempat praktek bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).

Di Polewali misalnya, siswa kelas III SMK Negeri Polewali praktik langsung di sebuah cafe yang namanya sudah tak asing lagi. Siswa dari salah satu sekolah favorit di Polman ini praktek meracik kopi di Kedai 89.

Kedai yang terbilang ramai pengunjung saban hari ini berada di jalan Todilaling Pekkabata, Polman. Praktek ini bimbing oleh pemilik Kedai Kopi 89, Bair Umar alias A’ba. Saat ini ada empat siswa yang ikut praktek. Mereka diberi tugas oleh gurunya di sekolah.

A’ba beri penjelasan tentang cara meracik dan menyuguhkan kopi berbagai jenis. Antara lain, kopi Mamasa, kopi Toraja, kopi Bone, kopi Enrekang, dan kopi Malabar.

Empat orang siswa SMK Negeri Polewali sedang praktek di Kedai Kopi 89, Polewali, Polman, beberapa waktu lalu. (Foto: Burhanuddin HR)
Empat orang siswa SMK Negeri Polewali sedang praktek di Kedai Kopi 89, Polewali, Polman, beberapa waktu lalu. (Foto: Burhanuddin HR)

“Para siswa SMK ini tekun dan bangga bisa beroleh ilmu baru ini,” kata A’ba beberapa wakyu lalu.

Lulu Citrayanti—siswa SMK Negeri Polewali—mengaku, “Baru kali ini mendapat tugas praktek tentang kopi. Dengan praktek ini kami mendapatkan ilmu pengetahuan tentang kopi bersama dengan tiga teman saya, Eni Yulianti, Mulyani Aviva R, dan Sitti Amina.”

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR