Diduga pelaku pencurian dan pemerkosaan di Polewali Mandar telah diamankan di Polres Polewali Mandar, Rabu, 4 Juli 2018. (Foto: Sudirman)

TRANSTIPO.com, Polewali – Unit Opsnal Polres Polewali Mandar (Polman) yang dipimpin Bripka Rubil Ridwan berhasil menangkap terduga kasus pemerkosaan dan pencurian dengan kekerasan, Rabu, 4 Juli 2018.

Dalam keterangan Bripka Rubil Ridwan, terduga melakukan aksinya pada 30 Juni 2018. Kasat Reskrim Polres Polman AKP Niki Ramdhany membenarkan penangkapan tersebut.

Niki mengatakan, penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan LP/152/VI /2018/Res Polman tanggal 30 Juni 2018 tentang pemerkosaan dan pencurian dengan kekerasan.

“Anggota kemudian melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Kemudian kita keluarkan surat penangkapan terhadap pelaku dengan Nomor SP.KAP/109/VII/2018/Reskrim tertanggal 4 Juli 2018,” tutur Niki.

Pada Rabu, 4 Juli 2018, sekitar pukul 15.30 WITA, sebut Niki, anggota mendapat informasi dan foto pelaku berinisial IR (21).

Setelah foto tersebut diperlihatkan, pihak korban membenarkan bahwa IR yang melakukan tindakan pemerkosaan dan pencurian dengan kekerasan terhadapnya. Polisi lantas melakukan penyelidikan mengenai keberadaan pelaku.

“Pelaku ditangkap di Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polman,” kata Niki.

Setelah pelaku berhasil diamankan, kemudian dibawa ke Polres Polman untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai keterangan tambahan dari Niki, “Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu menengguk minuman keras.”

Niki membeberkan, pelaku sebelum melakukan pemerkosaan dan pencurian, korban diancam dan dipukul serta dicekik.

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan KUHP, Pasal 285 junto 365 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

SUDIRMAN AL-BUKHORI

TINGGALKAN KOMENTAR