Personil Kodim 1402 Polmas sedang latihan tembak di Bukit Conggo, Darma, Anreapi, Polman. Hadir Sabri Syam dan Burhanuddin HR (kiri dan dua dari kiri). (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Polman – Latihan menembak diselenggarakan oleh Kodim 1402 Polmas. Dilaksanakan di lapangan tembak bukit Conggo Desa Darma, Anreapi, Polman, 23 September 2016.

Latihan rutin pertriwulan itu, untuk melatih personil menembak. Hadir Kabid Kominfo Dishubung Polman Sabri Syam dan jurnalis senior Burhanuddin HR untuk melihat langsung anggota Kodim latihan tembak.

Kordinator Latihan Tembak Kapten Inf Syarifuddin, Danramil 1402-06/Pana, di lokasi tembak memperlihatkan senjata dari buatan PT Pindad Indonesia yakni SS1 V 3 dan Senjata M16. Jenis senjata ini yang digunakan pasukan TNI yang bertugas di Polman.

Jenis senjata ini otomatis. Danramil Pana ajak wartawan latihan menembak di sona delapan dengan gaya tiarap.

Kepada media Kapt Inf Syarifuddin mengatakan, “Tanggal 22 – 23 September 2016 seluruh personil Kodim 1402 (perwira, bintara dan tamtama) latihan menembak di Bukit Conggo ini.”

Di hari kedua ini, kata Syarifuddin, di hari kedua atau hari terakhir latihan, sengaja kami undang wartawan dan Kominfo Polman sebagai mitra TNI untuk ikut melihat langsung Bukit Conggo sebagai tempat latihan menembak personil anggota Kodim 1402 Polmas.

Ditempat yang sama Kabid Kominfo Dishub Polman Sabri Syam mengatakan, “Ini merupakan sejarah dan pengalaman hidup. Tak gampang kita bisa menyatu dengan TNI dan diikutkan dalam memegang senjata di lokasi latihan. Ini momen yang tepat, selain di HUT Sulbar ke -2 juga sekaligus momen HUT TNI ke-71 pada 5 0ktober 2016 mendatang. TNI membuktikan kemanunggalannya dengan dengan rakyat.”

Terpisah, Dandim Polmas Letkol Kav. Swaputra I Made Bagus mengatakan, “Latihan menembak para prajurit TNI dengan senjata ringan, berharap para pasukan lebih memantapkan jati diri sebagai tentara bela Negara, dan tetap berkomitmen mempertahankan NKRI. Menjalin kemitraan di semua lini sebagai bagian kebhinekaan, mempertahankan Pancasila dan UU dasar 45 sehingga kita bangsa Indonesia tetap bersatu.”

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR