Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Polman Husain alias Uceng (kiri) sedang membaca sebuah koran harian yang terbit pada Jumat, 13 Januari 2017. Uceng ‘kaget’ baca isi beritanya tentang material proyek sudah ada di lokasi sementara belum dilelang. Muhammad Safri alias Abang menemani Uceng. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polman – Sebuah kabar tak sedap datang dari Kasi Jalan dan Jembatan Dinas PU Pemkab Polman Dayang Tahir.

Kepada laman ini, yang ditemuinya di Area Sport Centre, Jumat, 13 Januari 2017, Dayang Tahir bilang, telah terjadi kisruh di lingkungan PU Polman. Dengan begitu maka, kata Dayang, kita semua dapat teguran dari Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar.

Menurut Dayang, diduga makelar proyek telah berulah di Polman. Dia sebut contoh, jalan menuju Kantor Diknas Polman di Kelurahan Darma, sebetulnya belum dilelang tapi sudah ada yang berani angkut material ke lokasi dimaksud.

Masih Dayang, jalan itu bukan pekerjaan rabat beton, tapi akan diaspal hotmix pada Tahun Anggaran 2017. Menurutnya, nilai anggaran pekerjaan aspal jalan itu, kita saja orang PU belum tahu.

“Kami menduga ada oknum yang ditengarai bocorkan soal dengan modus operandi jual proyek. Hal ini ditengarai banyak terjadi di Polman. Misalnya, pembangunan Pustu dan rehab Puskesmas, sudah banyak korbannya. Sepertinya, ini akan terulang di PU. Makanya, saya curigai oknum ini merasa dekat dengan kosong satu sehingga berani berulah. Jika masih itu lagi orangnya, namanya saya sudah kantongi,” jelas Dayang Tahir.

Sementara pejabat lainnya di PU Polman, Ismet, membantah keras soal pekerjaan jalan tersebut. Dia juga bantah soal jalan di Tulungaggung Desa Sumberjo, itu belum kita lihat seperti apa nantinya apakah akan diaspal atau rabat beton.

“Begitu juga anggarannya, kami yang selama ini bersama Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Husain (Uceng) belum pernah kita keluarkan SPK, kenapa ada orang yang sudah berani melakukan aktifitas di dua lokasi tersebut?” katanya betanya.

Katanya, apa diberitakan oleh salah sebuah harian di Sulbar pada edisi Jumat, 13 Januari 2017, “Itu membuat kami kecolongan. Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan cari tau siapa yang berulah dan berani melampaui kewenangan serta membuat Bupati Polman menegur kita semua,” kata Ismet.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR