Lagi, Kekerasan pada Siswa di Polman

919

“… Kita ingin tahu apa alasannya (guru H, red) sering memukul siswa …” kata M. Natsir, Kabid Disdikpora Polewali Mandar.

TRANSTIPO.com, Polman – Kekerasan pada siswa terjadi di Polewali Mandar. Dugaan kekerasan pada siswa ini diketahui ketika Supriadi alias Adi, ayah siswa atau korban pemukulan yang terjadi di SMP 5 Wonomulyo, Polewali Mandar, Rabu, 14 September 2016, melapor ke Kantor Polsek Wonomulyo.

Supriadi tak menerima atas tindakan seorang guru SMP 5 Wonomulyo berinisial H yang telah memukul anaknya ketika sang anak sedang bermain bersama rekannya di ruang kelas di waktu pelajaran kosong.

Menurut pengakuan Supriadi, guru berinisial H itu telah berkata tak sepantasnya kepada siswa atau korban ini. “Biar kau panggil nenekmu saya tak takut,” kata Sultan, siswa yang diduga telah dipukul oleh guru H, menirukan perkataan guru H itu.

Ketika ibu korban, Ny. Rosita, datang ke SMP 5 Wonomulyo, guru berinisial H itu lantas bilang, “Saya yang namanya pak Hamka. Kenapa….!!!!” gertak guru berinisial H itu kepada Rosita, ibunda siswa yang korban pemukulan itu.

Menurut Rosita, hal itulah yang ia tak terima. Padahal, sesuai pengakuan Rosita, dirinya datang ke SMP 5 Wonomulyo dengan niat hendak menanyakan dan sekaligus ingin memperbaiki atas kesalahan anaknya itu.

Tapi apa yag terjadi, masih Rosita, guru yang berinisial H itu malah berlaku tak sepantasnya pada dirinya. Katanya, itulah sebabnya Supriadi, ayah siswa Sultan, langsung melaporkan kejadian pemukulan anaknya itu ke Kantor Polsek Wonomulyo.

Di Kantor Polsek Wonomulyo, Bribka Muliadi yang menerima laporan Supriadi. Kepada transtipo.com melalui wawancara via telpon seluler pada Rabu sore, 14 September 2016, Bribka Muliadi membenarkan adanya laporan itu. menurut Muliadi laporan itu telah disampaikan kepada Kapolsek Wonomulyo AKP Muhammad Imbar.

Sementara itu, Kabid Disdikpora Polewali Mandar Muhammad Natsir melalui sambungan telpon mengatakan bahwa pemukulan siswa di SMP 5 Wonomulyo itu sudah kami tahu dari Kepala Sekolah SMP 5 Wonomulyo Yermian.

“Kami sudah sarankan kepada orang tua untuk melapor ke polisi. Ini atas perintah Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Polewali Mandar Andi Pariyal Patayangi,” kata M. Natsir.

Menurut M. Natrsir, oknum guru itu (H, red) sudah beberapa kali dilaporkan sering ringan tangan pada siswanya. “Maka sebaiknya dilapor ke polisi agar ada efek jera. Karena kalau tidak dilapor bisa menjadi-jadi kata,” jelas M. Natsir menirukan pesan Kepala Disdikpora Polewali Mandar.

“Syukurlah karena orang tua siswa telah melapor ke polisi. Kita ingin tahu apa alasannya sehingga sering memukul siswa. Kalau memang fatal, guru ini kita akan berikan peringatan, atau minimal hukuman mutasi. Atau sekalian dipidanakan karena telah main hakim sendiri, dan itu jelas melanggar aturan dan undang-undang pendidikan, yakni melakukan tindakan kekerasan atau menganiaya anak di bawah umur,” jelas Muhammad Natsir.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR