Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar sedang berdiri di mimbar untuk beri sambutan sebelum dilaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Raya Tapango, Senin, 12 September 2016. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polman – Sebelum resmi dilantik sebagai Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar—AIM—berjanji pada warga Polewali Mandar. Janji itu cukup sederhana. Apa itu?

AIM berjanji, setiap hari raya keagamaan tiba, dia akan berada di kecamatan—digilir semua kecamatan di kabupaten yang dipimpinnya. Kali ini, di hari raya Idul Adha 1437 H/12 September 2016, dia berada di Kecamatan Tapango untuk sholat dan berqurban. Sejumlah kepala SKPD Pemkab Polewali Mandar menemaninya.

Shalat Id di Tapango dipimpin oleh Imam Masjid Raya Nawir, Khatib Jamaluddin. “Di hari raya qurban ini, keikhlasan berbuat adalah hal yang utama. Dengan begitu, persatuan dan kesatuan di daerah kita ini akan terus kokoh, dan inilah yang kita dambakan,” sebut Ibrahim dalam sambutannya, sebelum sholat dimulai.

Ibrahim menambahkan, “Mari kita mengambil hikma dan suri tauladan dari Nabi Ibrahim As, seorang hamba Allah yang penuh keikhlasan dengan menyembelih anaknya Ismail As. Karena Tuhan melihat hingga ke lubuk hati yang paling dalam atas keikhlasan Nabi Allah itu, sehingga Tuhan memerintahkan malaikatnya untuk menggantinya dengan seekor Kibas. Maka Ismail, putra Nabi Ibrahim, tak jadi disembelih.”

Seusai shalat Idul Adha, Camat Tapango Muhammad Dinar mengatakan, “Kami bersyukur karena pak bupati berlebaran di Tapango dan sekaligus menyumbangkan seekor sapi untuk Qurban. Jadi hewan Qurban di sini berjumlah 4 ekor sapi.”

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR