Rektor IAI DDI Polman Dr. Anwar Sewang menjadi salah satu pemateri dalam Worshop Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Polewali, 7 November 2016. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polman – Para stakeholder beri masukan dalam Workshop terkait Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Workshop ini diselenggarakan oleh Google Educator  Groups (GEG). Dilaksanakan di Hotel Nirmala Lantora, Polewali, 7 November 2016.

Sejumlah pihak beri masukan terhadap standar luaran (alumni) serta mutu dan SDM. Tokoh pendidik diwakili oleh Mustari. Terkait hukum dan advokasi diwakili Amin Sangga. Mewakili media penyiaran radio Rusman Toni. Terkait pendirian kelompok informasi pedesaan dan penyuluhan sosial oleh Usman Sanjaya, serta rancangan penyusunan dan perumusan Perda oleh Sarja.

Ketua GEG Sulbar Muh. Migram mengatakan, adapun bentuk kemitraan dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yokyakarta, dalam menjalin hubungan yakni dalam bentuk kerjasama membangun pencitraan perguruan tinggi dan pembuatan bank data alumni.

Dengan bank data ini akan diketahui berapa jumlah yang masuk dalam bursa kerja secara nasional, regional maupun lokal. Ini merupakan tolok ukur dari keberhasilan sebuah perguruan tinggi.

Di tempat yang sama, Rektor Institut Agama Islam (IAI) DDI Anwar Sewang memaparankan, kita terus dan menggenjot SDM, termasuk para dosen di semua jurusan karena ini indikator utama dalam pencapaian mutu.

“Kita harapkan, di bursa tenaga kerja alumni kami mesti siap pakai apalagi bursa tenaga kerja menghadapi MEA yang harus kompetitif dan mampu mentransformasikan semua informasi pembangunan,” kata Ahmad Sewang.

Peraih gelar doktoral ini menambahkan, mereka bukan penoton namun mereka ujung tombak pembangunan masyarakat kita yang sedang berkembang menuju dunia infomasi dan komunikasi (IT).

“Yang tak kalah penting, kedepankan nilai budaya ke Indonesiaan, NKRI, cinta tanah air, Pancasila, kebhinekaan dan tetap mempertahankan UUD 45 sebagai pilar kebangsaan. Jaga budi pekerti yang luhur, taat beribadah sesuai agama yang diyakini. Kalau kita di IAI DDI, tentu sesuai ajaran Qur’an dan Hadist Nabi Muhammad SAW,” jelas Anwar Sewang.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR