Andi Ibrahim Masdar, Bupati Polman yang juga Ketua DPD Partai Golkar Polman. Hari ini, Kamis, 6 Oktober 2016, ia nyatakan mundur secara resmi dari Partai Golkar. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Polman – Hampir sebulan dinantikan pernyataan resmi Andi Ibrahim Masdar—AIM—bahwa apakah geNerasi biologis dan ideologis HM Masdar Pasmar (almarhum) ini akan benar-benar mundur dari Partai Golkar?

Hari ini, Kamis siang, 6 Oktober 2016, akhirnya AIM menjawab tanda tanya publik Polman dan Sulbar. Ia dengan jantan dan jelas menyatakan secara resmi mundur dari Partai Golkar dalam sebuah konferensi pers di meeting room rumahnya, Pekkabata, Polman.

Dengan pernyataan mundur dari Golkar, itu berarti AIM sekaligus akan meninggalkan kursinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Polman.

Wacana mundur dari partai berlambang pohon beringin ini, memang sudah sebulan lamanya seolah jadi isu di tengah-tengah publik. Hal ini sangat terkait dengan pencalonan Ali Baal Masdar (ABM)—kakak kandung AIM—sebagai calon Gubernur Sulbar di Pilkada 2017 ini.

Seperti yang telah beberapa kali diungkapkan AIM lewat pelbagai media, jika Partai Golkar tak mengusung ABM pada Pilgub Sulbar 2017, dengan dasar survei yang bersangkutan paling wahid—seperti alasan semua partai politik menentukan figur yang akan diusung dalam Pilkada—maka dirinya siap mundur.

“Bukan karena saya bersaudara kandung dengan ABM. Kalau Partai Golkar mau besar di Sulbar, maka Golkar harus menukung ABM di Pilgub Sulbar 2017. Sebab dari hasil tiga kali survei ABM selalu yang tertinggi elektabilitasnya,” kata Andi Ibrahim Masdar kepada sejumlah media, 29 Me1 2016 lalu.

Hari ini, siang tadi, AIM telah buktikan pernyataannya itu. Penerus kejayaan Partai Golkar di separuh tanah Mandar ini benar-benar mundur dari partai yang berpuluh-puluh tahun dibelanya.

Nantikan sajian berikut tentang mundurnya AIM dari Golkar.

BURHANUDDIN HR/ANDI ARWIN/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR