Nilam bersama Sound Band Sandeq Rock Cage di Polman. (Foto: Burhanuddin HR)

Dalam bulan Ramadhan, musik tak mesti terhenti. Tapi perlu penyesuaian nuansanya.

Karena ini bulan sarat Ibadah, maka musik bergenre reliji jadi pilihan kaula muda di Polman.

TRANSTIPO.com, Polewali – Sulit tentunya meniadakan potensi kaula muda yang hendak mengapresiasikan bakatnya. Karena ini bulan puasa, ya, mereka memilihnya berdendang dalam nuansa ralijius.

Bagi pemuda dan remaja di Polman, musik jalan terus. Mereka padukan dengan sebentuk kegiatan sosial.

Lihatlah misalnya Nilam. Si putri ini adalah biduan tenar yang telah menjuarai festival musik aquistik di Polman da Sulbar tempo hari. Namanya sudah tak asing lagi.

Di Ramadhan ini, Nilam terus bermusik. Hasratnya mulia: ia menggalang dana yang diperuntukkan anak-anak yatim di Polman.

Nilam tak sendiri. Bersama guetar Hery, bas Fahrul, dan kejon Lanna Asmara, mereka tampil memukau dengan lagu-lagu populer yang sudah diinprovisasi dalam musik aquistik.

Pada sebuah cafe, mereka tampil memukau. Pengunung cafe yang didominasi kalangan remaja, politisi, kontraktor, pengusaha, dan awak media sangat terhibur akan penampilan mereka.

Dari cara bermusiknya dan dari kemampuan olah bunyi dan suara, mereka tetap mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang reliji nan teduh. Lihatlah di malam 12 Ramadhan ini.

Nilam dan kawan-kawannya ini mampu mengharmonisasi suasana kehidupan yang bernuansa Ibadah. Ada semburan cinta dalam kehidupan, bahkan untuk kebhinekaan bangsa dan Negara.

Inilah komunitas Nilam Star yang mengelompok dalam nama Sound Band Sandeq Rock Cage.

Muhammad Alwi adalah menejer operasional Sandeq Rock Cafe, saat ditemui di sela-sela acara hiburan ini pada Selasa malam, 6 Juni 2017, mengatakan, kita beri kesempatan anak-anak muda ini untuk menyalurkan bakatnya.

“Kita kan tahu musik aquistik ini digemari kaula muda. Suguhannya menarik. Ini sebuah tanda kemajuan di zaman modern ini. Kita sudah seperti di kota-kota besar, duduk ngopi sambil dihibur dengan live musik dan pelbagai jenis lagu. Duhai indahya,” urai Alwi kepada Burhanuddin HR—kru laman ini.

Dana yang terkumpul malam ini akan diserahkan semuanya kepada anak yatim di Polman.

Puasa masih lama, tentu mereka butuh uang untuk penuhi kebutuhan mereka. Terlebih jika Idul Fitri nanti.

Menyambut hari kemenangan itu, kita mesti bergembira semuanya. Agar Ibadah kita di bulan cuci ini terbilang lengkap—yang khusu’ tentunya.

BURHANUDDIN HR/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR