Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Matra, Sulbar, menggelar kegiatan Fokus Group Discussion (FGD), Sabtu, 4 Februari 2017. (Foto: Firmansyah)

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Matra, Sulbar, menggelar kegiatan Fokus Group Discussion (FGD), Sabtu, 4 Februari 2017.

Kegiatan itu dilaksanakan dengan mengusung tema, “Membangun Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Tahun 2017 yang Demokratis pada Tanggal 15 Februari 2017”.

Kegiatan FGD secara seremonial dibuka oleh Ketua Panwaslih Matra Nasrul Natsir, didampingi komisioner lainnya Andi Nurhadi dan Sahran Raden. Dihadiri pula panitia pengawas pemilih kecamatan (Panwascam) di 12 kecamatan se-Kabupaten Matra, serta pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di lingkup Matra.

Dalam sambutanya, Nasrul Natsir menyampaikan, meskipun telah dilakukan bimbingan teknis (Bimtek) secara terpadu antara Pengawas TPS dengan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di wilayah kecamatan, sebagai ujung tombak penyelenggaraan Pilgub 2017 di tingkat TPS masing-masing.

Namun kata dia, untuk menciptakan pengawas yang menjunjung tinggi pemilihan secara demokratis, maka Panwaslih kabupaten kembali melakukan kegiatan FGD untuk mematangkan tugas dan wewenang pengawas TPS .

Selama 23 hari kerja dan tenggang kerja tersebut dideadline hingga 7 hari setelah selesai pemungutuan suara.

“Saya akan berada di depan kalian (PTPS, red), jika kalian melakukan kerja dengan demokratis, tanpa menerima suap atau praktek money politik yang mencederai nilai demokratis itu sendiri,” kata Nasrul.

FIRMANSYAH

TINGGALKAN KOMENTAR