Bupati Matra Agus Ambo Djiwa di ruang kerjanya, Pasangkayu, Matra. (Foto: Arham Bustaman)

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi generasi yang akan datang dan SDM bagi staf yang memperoleh tugas belajar, Pemkab Matra melakukan kerjasama dengan salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) dalam negeri, Tanri Abeng Unirversity (TAU) yang berada di Jakarta.

PTS ini menyediakan standar akademik yang tinggi dengan kurikulum yang sudah disesuaikan dan setara dengan universitas di Amerika Serikat maupun Inggris. Sistem regulasi administrasi kampus disertifikasi oleh United Registration of System (URS) untuk ISO 9001-2008 dan bergerak menuju sertifikasi Badan Akreditasi Nasional (BAN).

Untuk masuk di perguruan tinggi ini, para calon mahasiswa harus  lulus tes ujian masuk. Tes ini juga akan membantu para calon mahasiswa untuk memilih yang paling sesuai dengan bakat dan minat mereka.

Pengruan tinggi ini dibangun pada tahun 2011 lalu oleh salah satu mantan Meneg BUMN di era pemerintahan Suharto yang menempati area seluas sekitar satu hektar.

Pendirian perguruan ini didukung oleh beberapa tokoh nasional yang kemudian duduk sebagai Dewan Senat, seperti Dr. Abdulgani, MA, Prof. Dr. Anwar Nasution; Prof. Dr. O.C. Kaligis, Prof. Dr. Ryaas Rasyid, dan lainnya.

Langkah awal dimulai pada 21 Mei 2015 lalu dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Matra Agus Ambo Djiwa dan Rektor TAU Tanri Abeng tentang program kerjasama pendidikan dan pengembangan ekonomi berbasis kemasyarakatan.

Untuk sekarang, perguruan tinggi yang memiliki beberapa fasilitas penunjang perkuliahan ini termasuk di antaranya library, theatre, auditorium, research and publication centre, counseling and career centre, language centre, executive centre for global leadership (ecgl), student club, dining hall, basement carpark, dan clinic baru terdapat satu orang mahasiswa yang berasal dari Mamuju Utara.

Namun rencana ke depannya, menurut Sekretaris Bappeda Matra Arhamuddin yang ikut dalam rombongan tim pemantapan kerjasama, mengatakan, Pemda Matra akan mengirim mahasiswa secara intensif tidak terkecuali bagi pegawai yang mendapat tugas belajar untuk melanjutkan pendidikan di TAU.

Pasalnya lanjut Arham, menurut kesaksiannya di kampus tersebut para mahasiswa digenjot dan dilatih agar bisa menggali seluruh potensi yang ada pada dirinya, termasuk melakukan presentasi di depan publik.

Bupati Matra Agus Ambo Djiwa selama ini terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia baik di kalangan staf pegawai pemerintahan maupun bagi generasi muda daerah ini guna menghadapi persaingan global yang akan dihadapi bangsa ini.

Sebab, menurut Agus, inilah cara dan langkah yang paling tepat untuk merubah daerah ini khususnya agar dapat lebih maju. Selain itu lanjut Agus, bila SDM berkualitas maka segala potensi yang ada bisa ditingkatkan termasuk sumber daya alam yang ada.

Untuk periode pertama ia menjabat sebagai Bupati Matra, pihaknya sudah memberikan bantuan kendaraan bagi siswa berupa bus dan mini bus sebagai angkutan antar jemput. Tentunya dengan adanya bantuan tersebut sedikit mengurangi beban bagi orangtua siswa tentang biaya transportasi dan juga bisa mengurangi resiko kecelakaan lalulintas bagi siswa, sebab tidak mesti lagi menggunakan kendaraan pribadi berupa sepeda motor.

ARHAM BUSTAMAN

TINGGALKAN KOMENTAR