Kepala Bappeda Matra Firman (dua dari kiri) serta rombongan saat meninjau lokasi tambak udang di Kasano, Matra. (Foto: Ardi)

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Upaya Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara (Matra) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah pesisir terus dilakukan. Salah satu cara adalah memanfaatkan potensi sumber daya alamnya.

Di pesisir kabupaten ujung utara Provinsi Sulawesi Barat ini, terdapat 13 ribu hektar luas tambak. Dengan potensi ini Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara mencoba mencanangkan industrialisasi pengembangan komoditi udang vaname dengan memanfaatkan teknologi yang terjangkau dan pengelolaan yang ramah lingkungan.

Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Mamuju Utara Firman, pengembangan indrustrialisasi komoditas perikanan, semisal udang vaname, merupakan agenda program prioritas Nawa Jiwa kelima Bupati Mamuju Utara Ir. H. Agus Ambo Djiwa.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah pesisir dengan memanfaatkan teknologi yang terjangkau oleh masyarakat kecil dan pengelolaannya ramah lingkungan,” kata Firman saat melakukan monitoring tambak di Desa Kasano, Kamis, 19 Januari 2017.

Selain itu, lanjut Firman, pengembangan komoditi udang vaname untuk menghadapi persaingan perdagangan bebas di tingkat regional Asean atau Asean Economic Community (AEC) di sektor perikanan.

Karena itu, untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara tengah fokus mengembangkan produksi udang sebagai salah satu komoditas unggulan daerah ini.

“Ini menjadi program proritas Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara di sektor perikanan. Dibanding daerah lain di Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju Utara memiliki potensi pengembangan udang yang cukup signifikan,” jelas Firman lagi.

Masih Firman, jika lahan potensi yang ada dikelola secara arif dan berkelanjutan, maka tak tertutup kemungkinan Kabupaten Mamuju Utara akan menjadi eksportir udang pada saat terlaksananya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) nanti.

Firman menambahkan, jika kita dan masyarakat serius, maka Mamuju Utara bisa mengisi pasokan dengan menggenjot dan meningkatkan daya saing produksi udang secara nasional sesuai dengan harapan Bupati Mamuju Utara Ir. H. Agus Ambo Djiwa.

“Jika kita serius, dan masyarakat memiliki minat tinggi dalam menjalankan potensi tambak udang dan ikan ini, maka daerah kita bisa mengisi pasokan dengan menggenjot dan meningkatkan daya saing produk udang secara nasional sesuai dengan harapan dan tujuan Bupati Mamuju Utara Ir. H. Agus Ambo Djiwa,” tambah Firman.

Didampingi Staf Khusus Bupati Mamuju Utara Mulyadi serta Sekretaris Bappeda Arhammudin dan Kasubid Ekososbud Syahril Lahamada, Kepala Bappeda Mamuju Utara Firman telah melaksanakan monitoring di tambak Desa Kasano, Kecamatan Baras, Kamis, 19 Januari 2017.

BAPPEDA MATRA/ARDI

TINGGALKAN KOMENTAR