Suasana pelayanan di ruamg kerja Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Pasangkayu, Kamis, 20 Desember 2018. (Foto: Arham)

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), tetap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat meski memiliki keterbatasan anggaran.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Dukcapil Pasangkayu Irfan Sadek di ruang kerjanya pada Kamis, 20 Oktober 2018, saat menjamu beberapa warga termasuk di antaranya Anggota DPRD Pasangkayu, Karma Yunus.

Setidaknya, dinas Dukcapil membutuhkan sedikitnya Rp5 miliar tiap tahun, namun yang digelontorkan hanya sekitar Rp2 miliar. Sehingga dirasa kurang mencukupi kebutuhan kegiatan pelayanan.

Kondisi keterbatasan anggaran ini juga dipertegas oleh Kepala Bidang Bina Kependudukan dan Pendaftaran I Made Widiasa. Kata dia, pihaknya juga masih kekurangan unit printer atau mesin cetak KTP-el.

Pasalnya, Dukcapil baru memiliki 1 unit, padahal yang dibutuhkan 4 unit. Selain itu, kantor yang berinteraksi langsung dengan masyarakat ini juga kekurangan kertas.

Anggota DPRD Pasangkayu Karma Yunus menilai, ini kekeliruan Bappeda Pasangkayu, sebab menurutnya, itu dapat menghambat pelayanan.

Karena itu, ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melalui Bappeda Pasangkayu agar memberikan perhatian khusus terhadap Dukcapil, karena layanannya berhadapan langsung dengan masyarakat.

ARHAM BUSTAMAN

TINGGALKAN KOMENTAR