Legislator Senayan Tandang ke Markas PERMATA

272

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Legislator Senayan, Jakarta, sedang reses. Mereka kembali ke dapil masing-masing. Anggota DPR RI Muhammad Afzal Mahfuz adalah Anggota DPR RI mewakili Sulbar di DPR RI. Dia politisi Partai Demokrat.

Pada tengah Desember 2016 lalu, Afzal Mahfuz dilantik sebagai Anggota DPR RI menggantikan Salim S. Mengga sebab ia maju sebagai Cagub Sulbar 2017.

M. Afzal Mahfuz duduk di Komisi I, membidangi Pertahanan Negara dan Luar Negeri. Ia berada di Matra selama masa reses tahun 2017. Ia akan menyerap aspirasi warga Matra untuk diperjuangakan di parlemen pusat untuk tahun anggaran 2018.

Di Pasangkayu, Matra, legislator Afzal gelar konferensi pers. Para wartawan lokal Matra yang tergabung dalam lembaga Pers Mamuju Utara (PERMATA) hadir dalam kegiatan ini yang digelar salah satu warkop di Pasangkayu, Jumat, 17 Maret 2017.

Sekadar diketahui, Afzal adalah lelaki berdarah Indo-Pakistan. Afzal akan menjadi Anggota DPR RI hingga 2019.

Kepada sejumlah wartawan, M Afzal Mahfuz mula-mula mengenalkan profil keluarga besarnya yang ada di Sulbar. Ia juga mengulas secara singkat sejarah dan perannya di politik, termasuk ketika menuju ke Senayan hasil Pileg 2014. Dulu, di Pileg 2014, ia berada di nomor urut 3 atau di bawah Salim Mengga dan St. Sulfia Suhardi Duka.

“Rezeki yang tak terhingga ini meski disyukuri, hingga kapan pun,” katanya, jujur.

Afzal yang masih ponakan dengan penyanyi dangdut terkenal, Fazal Dath, ini bilang, “Maju jadi caleg itu bukan semata bicara tentang uang dan kekuatan pendukung saja. Tapi jadi caleg itu kita bicara tentang garis tangan, dan takdir jadi anggota dewan.”

Afzal juga berkisah tentang perjalanannya berkomunikasi dengan petinggi Demokrat, hingga ia beroleh SK pelantikan sebagai legislator Senayan.

Lelaki yang suka humor ini berjanji akan akomodasi aspirasi warga Matra. Meski, kata Afzal, di komisi satu itu tak bisa diakomodasi, namun banyak cara lain untuk memperjuangkannya di pintu komisi lain.

“Di sini kan daerah pertanian, jadi yang dibutuhkan itu tentang pupuk, bibit, dan alat pertanian lainnya. Makanya saya usahakan biar bantuanya terealisasi hingga di Matra,” tekad Afzal.

FIRMANSYAH

TINGGALKAN KOMENTAR