Legislator Erwinda dan Kontraktor, ‘Berpolemik’ di Matra

215

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Rekaman suara visual yang disadap terkait pembicaraan salah seorang Anggota DPRD Matra, Erwinda, dengan seorang oknum kontraktor, kini heboh di Matra.

Rekaman oleh Erwinda—politisi Partai Amanat Nasional (PAN)—itu menyebutkan jika Erwinda menawarkan “aspirasi paket proyek” kepada salah seorang kontraktor. Erwinda diduga minta uang Rp 20 juta kepada kontraktor itu untuk menutupi kredit mobilnya.

Sekadar diketahui, sebagai wakil rakyat maka tidak dibenarkan Anggota DPRD Matra menawarkan ataupun main proyek, karena itu dianggap bertentangan dengan aturan dewan.

Dalam rekaman suara itu berdurasi 15 menit. Waktunya, Pukul 09.27 wita, Sabtu, 25 Maret 2017. Dari dugaan suara Erwinda, ia sampaikan sejenis proyek yang ada di Bappeda Matra.

“Itu aspirasi proyek saya dan bukan aspirasi orang lain. Hitunganya dari 100 persen, maka bagian saya 20 persen,” kata Erwinda, politisi perempuan dari Dapil Bambarasa (Bambalamotu, Bambaira, dan Sarjo), berdasar rekaman itu yang ditujukan kepada kontraktor itu—terkesan menawarkan proyek.

Erwinda menambahkan, dikutip dari rekaman itu, sebanyak tiga titik aspirasi paket pekerjaan pembukaan jalan yang dimilikinya di Kecamatan Sarjo. Di antaranya pembukaan jalan Desa Sarjo, Desa Letawa, dan Desa Maponu. Semua paket bergengsi ratusan juta itu, jika ia diberikan uang saat ini senilai Rp 60 Juta, maka aspirasi itu bakal dijualkannya untuk menutupi kredit mobil pribadinya.

“Yang penting ada uang di tempat dan informasi jangan dikasih tahu orang, maka saya akan berikan. Saya butuh uang, daripada mobil saya ditarik jadi aspirasi paket akan dijualkan,” begitu suara Erwinda lagi.

Ketika Erwinda dikonfirmasi melalui SMS lewat telepon selulernya dengan nomor 08234747XXXX pada Senin, 27 Maret 2017, terkait apakah benar Anggota DPRD Matra ini melakukan lobi ataupun menawarkan paket proyek ke pihak kontraktor di Kecamatan Sarjo tersebut. Namun Erwinda memilih bungkam dan enggan memberikan pernyataan apapun.

FIRMANSYAH

TINGGALKAN KOMENTAR