Mayat almarhum Ambolleng saat divisum di RSUD Ako, Senin, 10 April 2017. (Foto: Firmansyah)

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKL Raya) Matra, Sulbar, berduka cita atas meninggalnya Ambolleng, warga Desa Ako, Pasangkayu, Senin, 10 April 2017.

Almarhum Ambolleng, 55 tahun, lahir Desa Balebo, Masamba, Luwu Raya, Sulsel. Kepergian Ambolleng membuat  keluarga besar KKL Raya di Matra berbelasungkawa.

Humas KKL Raya, Adding Marullu, ketika ditemui di RSUD Ako menyampaikan, berdasarkan hasil visum dokter spesialis menyimpulkan bahwa almarhum Ambolleng meninggal dunia dengan wajar. Dia (almarhum) ditemukan terbaring lemas oleh iparnya sendiri di kebun miliknya.

“Pak Ambolleng meninggal dengan wajar, tak ada kecurigaan apa-apa terkait kematianya,” kata Adding, politisi senior PAN di Matra.

Dia menambahkan, informasi dari keluarga dekat mengatakan benar adanya jika almarhum ditemukan sudah tak bernyawa di kebunnya pada pukul 15.00 wita, Senin. Setelah itu, kata dia, almarhum lalu dilarikan ke RSUD pada pukul 19.00 wita dan langsung divisum untuk pembuktian.

“Tak ada yang perlu dikuatirkan, insya Allah besok (hari ini, red) almarhum akan dikebumikan,” kata sumber itu.

FIRMANSYAH

TINGGALKAN KOMENTAR