Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mamuju Utara Musawir Azis Isham (kanan) di Kantor KPU Mamuju Utara, Senin siang, 16 Oktober 2017. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sejak DPC Partai Demokrat Mamuju Utara (Matra) di bawah kendali Musawir Azis Isham, partai ini kian berbenah.

Sebelum Musawir, Ketua DPC Demokrat Matra adalah Yusri M. Noer. Salah satu keberhasilan Yusri ketika masih nakhodai partai segitiga bintang mercy ini, yakni pada Pemilu 2014 berhasil rebut posisi ketiga perolehan suara terbanyak.

Dengan begitu, Demokrat raih 5 kursi di DPRD Matra—termasuk rebut posisi wakil ketua di DPRD Matra.

Kini, atau sejak beberapa tahun lalu, Musawir, yang juga Wakil Ketua DPRD Matra, pegang tanggungjawab sepenuhnya partai yang secara nasional di bawah besutan Susilo Bambang Yudhoyono.

Di tengah sibuk-sibuknya persiapkan segala hal yang dipersyaratkan KPU untuk pendaftaran dan verifikasi parpol, pada semalam Musawir bicara kepada laman ini.

“Besok jam dua (Senin ini, red) Partai Demokrat Matra akan mendaftar di KPU Matra,” kata Musawir, membuka suara di ujung telepon.

Musawir jelaskan, rujukan kita adalah sesuai syarat PKPU Nomor 10 Ayat 1 huruf F dan PKPU Nomor 11 Tahun 2017 junto Pasal 177 huruf F dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Saya selaku Ketua DPC  Partai Demokrat Kabupaten Matra telah menyiapka semua hal. Dan, Alhamdulillah, Partai Demokrat penuhi syarat, bahkan bisa saya bilang melampaui syarat atau 400 persen,” kata Musawir.

Menurut Musawir, seandainya kemampuan inputan data kami di Sipol, maka seharusnya pengurus partai kami yang miliki KTA dan NIK KTP elektronik bisa sampai 3010 orang.

“Kan, dari syarat yang ada, kami hanya berkewajiban masukkan 208 KTA. Artinya, kami sudah penuhi. Bahkan jika ditotal telah capai 400 persen,” aku Musawir.

Tapi, memang Musawir akui bahwa pengisian data di Sipol itu butuh kerja keras dan kesabaran. “Saya salut sama pengurus lainnya sebab betul-betul tunjukkan kerja yang cerdas, dan sabar,” kata Musawir, memuji.

Pendaftaran daN verifikasi partai politik ini baru tahap pembuka menuju Pemilu 2019. Puncak tantangan bagi Musawir adalah, mampukah ia pertahankan 5 kursi itu di DPRD Matra pada Pemilu 2019?

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR