Sekda Kabupaten Mateng H. Askary Anwar. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) telah menetapkan masa libur Harai Raya Idulfitri 2019 bagi ASN yakni selama 10 hari kerja.

Hal ini merujuk jadwal haru libur bagi ASN di seluruh Indonesia terhitung mulai 30 Mei s.d. 10 Juni 2019. Waktu libur yang diberikan kepada ASN untuk merayakan lebaran bersama keluarga dinilai sudah mencukupi.

“Sudah ada ketentuan, tidak boleh ASN melanggar jadwal libur. Apabila ada ASN yang melanggar pasti diberikan sanksi. Sanksinya berjenjang mulai teguran hingga pengurangan tunjangan kinerja. ASN harus disiplin dalam menjalankan tugas pelayanan kepada publik,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mateng Askary Anwar saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 21 Mei 2019.

Menurut Askary, pelayanan kepada publik tidak boleh terhambat, sehingga ASN dituntut memberikan pelayanan prima. Oleh sebab itu, lanjut Askary, ASN harus kembali masuk kerja sebagaimana mestinya setelah berakhirnya masa libur yang sudah ditentukan.

Pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup sekretariat daerah Mateng. Sidak ini dilakukan pada hari pertama masuk kerja.

Pentingnya pelayanan publik

Pemerintah Kabupaten Mateng sudah mensosialisasikan kepada seluruh jajaran ASN terkait pelyanan publik. Bahkan ada motto pelayanan yang dikeluarkan oleh sekretariat daerah yaitu melayani dengan ‘Ramah’.

Penjelasannya, Ramah dalam administrasi, Amanah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Memberikan pelayanan dengan tepat, cepat dan santun, Adil dalam bertindak, dan Harus meningkatkan sinergi dan kerjasama baik dengan pemerintah lain dalam mengayomi masyarakat.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR