Ketua DPRD Mateng H. Arsal Aras (tengah, pakai kopiah) bersama sejumlah Anggota DPRD Mateng setelah mengikuti rapat untuk selanjutkan melakukan penyerahan zakat mal kepada pengurus Baznas Kabupaten Mateng pada Rabu, 23 Mei 2019. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melakukan rapat membahas terkait Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPj) Bupati Mateng pada Rabu, 23 Mei 2019.

Usai rapat tersebut dilanjutkan dengan penyerahan zakat profesi dengan jumlah Rp49.994.720 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Jumlah tersebut dari 21 Anggota DPRD Mateng yang dikumpulkan selama lima bulan terakhir.

Penyerahan secara simbolis ini dilakukan oleh Ketua DPRD Mateng Arsal Aras didampingi Wakil Ketua II DPRD Mateng Hasanuddin Sailon dan diterima oleh Ketua Baznas Mateng Hamzah. Selanjutnya Arsal Aras menyerahkan zakat mal pribadinya yang diterima pihak Baznas Mateng.

“Jumlah zakat profesi sebanyak Rp49.450.000 ini berasal dari 21 anggota dewan Mateng yang dikumpulkan selama 5 bulan terakhir ini. Saya mempercayakan zakat ini ke Baznas,” kata Arsal Aras.

Menurut Arsal Aras, Baznas ini sudah banyak capaian yang telah dilakukan, seperti membantu bangun rumah bagi yang betul-betul tidak mampu. Selain itu, sebutnya, Baznas juga telah membantu dalam pendidikan, kesehatan seperti contoh membantu dalam melakukan rujukan ke rumah sakit, dan mereka betul-betul langsung menyentuh bagi orang-orang yang tidak mampu.

Arsal menghimbau kepada pemerintah serta masyarakat agar berzakat ke Baznas. “Melalui kesempatan ini kami DPRD dan pemerintah serta masyarakat di Kabupaten Mateng menghimbau agar kita bersama-sama berzakat ke Baznas,” pesan Arsal.

Menurutnya, pemerintah adalah mitra kerja Baznas yang dapat dipercaya serta diandalkan, dimana program-program Baznas sampai saat ini terlihat. Contohnya, melalui Baznas sudah banyak capaiian yang dilakukan, seperti membangun rumah bagi yang kurang mampu, baik itu pendidikan, kesehatan, membantu meringankan beban berobat ke rumah sakit bagi yang kurang mampu. Di Baznas ini mereka sudah jalankan. Di samping itu daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau pemerintah, Baznas sudah bisa masuk ke situ.

“Mariki’ bersama-sama berzakat ke Baznas karena BAZ inilah memang layak kita percaya untuk mendistribusikan zakat kita untuk disalurkan kepada masyarakat yang memang betul-betul layak menerima,” sebut Arsal.

Ke depan, lanjut Arsal, di Mateng ini kita berharap melalui Baznas ini angka kemiskinan, angka masyarakat tidak mandiri bisa ditingkatkan dengan sentuhan-sentuhan pemerintah dan Baznas yang turun ke daerah-daerah.

Ketua Baznas Hamzah menyampaikan, Baznas yang ada di Mateng ini adalah Baznas yang pertama yang ada di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang sudah menerapkan sistem informasi managemen Badan Amil Zakat (SIMBAS), serta menggunakan aplikasi sistem online yang langsung terkoneksi dengan Baznas pusat.

“Pengelolaan zakat yang dikumpulkan dari masyarakat dikelola secara amanah, profesional serta transparan,” ujar Hamzah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Rabu 22 Mei 2019.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR