Sekda Mateng Askary menyerahkan bantuan kepada para penyandang disabilitas yang merebut juara, disaksikan oleh Ketua DPRD Mateng Arsal Aras, Topoyo, Mateng, Kamis, 8 November 2018. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Sekretaris Daerah Mamuju Tengah (Mateng) Askary menghadiri acara launching atau peluncuran hasil karya para penyandang disabilitas yang diselenggarakan di Lapangan Tabolang, Kecamatan Topoyo, Mateng, Kamis, 8 November 2018.

Acara ini juga dihadiri Ketua DPRD Mateng Arsal Aras dan beberapa tamu undangan.

Dalam sambutannya Askary mengatakan, kegiatan ini patut kita jaga dan lestarikan di tahun-tahun berikutnya. Ini merupakan sebuah inovasi atau karya penyandang disabilitas yang ada di (Mateng) yang patut dicontoh.

“Saya bangga dan apresiasi bapak dan ibu para penyandang disabilitas yang sudah menyumbangkan bakat, kemampuan, dan talentanya yang luar biasa di bidang kerajinan tangan. Kita berharap kegiatan ini berjalan terus menerus dan menjadi agenda kita ke depan,” terang Askary.

Seorang David, misalnya, dia adalah penyandang disabilitas yang bisa dijadikan inspirasi atas motivasinya berbuat dan menemukan ide-ide.

“David ini pernah juara III sebagai atlet penyandang disabilitas di Indonesia. Ia juga berbakat menulis Novel dan Cerpen, yang karyanya diakui publik,” puji Askary.

Anak daerah Mateng yang lain, sebut Askary, adalah tunanetra yang bernama Ade Irawan. Ia berprestasi di dunia musik jazz.

Askary tutup dengan menyebut, pemerintah akan mendukung kegiatan ini, dan kita sama-sama membuat program ini lebih berkembang lagi di tahun mendatang.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Mateng Arsal Aras berpesan agar kegitan ini tidak sampai di sini saja, harus kita lanjutkan di tahun-tahun berikutnya.

“Pemerintah akan mendukung penuh agar kegiatan ini dijadikan agenda tahunan agar ke depan tetap berjalan dan berkembang,” jelas Arsal Aras.

Di penghujung acara launching karya para disabilitas di Mateng ini, Sekda Askary dan legislator Arsal membubuhkan tanda tangan perjajian kerja dan penyerahan bantuan kepada penyandang disabilitas, dan paling akhir gunting pita.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR