Ketua Bawaslu Mateng Elmansyah (tengah) beri keterangan saat berlangsung konferensi pers di Kantor Bawaslu Mateng, Jumat, 5 April 2019. (Foto: Ruli)
Konferensi pers di Kantor Bawaslu Mateng, Jumat, 5 April 2019. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melakukan konferensi pers terkait dugaan pelanggaran pemilu yang diunggah dalam video oleh “seseorang” yang telah beredar luas beberapa minggu yang lalu.

Konfrensi pers ini berlangsung di Kantor Bawaslu Mateng di Topoyo pada Jumat, 15 April 2019.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Bawaslu Mateng Elmansyah, Divisi Hukum Penindakan dan Penyelesaiyan Sengketa Bawaslu Mateng Taufik Hidayat, Divisi Pengawasan dan Humas Bawaslu Mateng Rahmat, serta pihak kepolisian Kabupaten Mateng.

“Hal ini (Jumat, red) dari hasil rapat pleno, kami akan sampaikan progres terkait  pelanggaran Pemilu 2019 yang diduga dilakukan salah satu pejabat di Kabupaten Mateng. Terduga bupati yang terdapat dalam video yang beredar di medsos beberapa minggu yang lalu,” ujar Ketua Bawaslu Elmansyah saat konferensi pers.

Menurut Elmansyah, dalam rapat pleno Bawaslu tentang dugaan pelanggaran tersebut, kami baru dapat melaksanakan tadi karena sebelumnya kami harus melakukan klarifikasi terlebih dahulu ke beberapa pihak yang terkait dalam video tersebut.

Lebih lanjut Elmansyah menerangkan, kemudian dari hasil rapat pleno pada Jum’at pagi, sekitar pukul 09.00 WITA tentang dugaan pelanggaran Pemilu 2019 dalam video tersebut.

“Kami telah mengambil keterangan dari beberapa pihak. Sehingga sesuai hasil pleno tersebut kami menganggap kasus ini sebagai status temuan. Selanjutnya kasus tersebut kami akan limpahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu),” kata Elmansyah.

Selanjutnya, tambah Elmansyah, Bawaslu Mateng akan melaporkan paling lambat 1×24 jam sejak ditetapkan sebagai temuan berkas dan akan dilimpahkan ke Sentral Gakkumdu untuk dilakukan pembahasan pertama.

Ia juga mengatakan, dalam pengkajian atau pembahasan pertama tersebut akan dihadiri langsung dari pihak Kejaksaan dan Kepolisian/Polri.

Divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaiyan Sengketa Bawaslu Mateng Taufik Hidayat menambahkan, sesuai perBawaslu No 7 terkait penanganan pelanggaran, ketika ada video atau foto dugaan pelanggaran pemilu yang dikirimkan seseorang, Bawaslu menjadikannya sebagai informasi awal, dan informasi awal ini ada proses dan tahapan-tahapan yang harus kita lalui, yaitu memanggil beberapa pihak yang terkait dalam video tersebut.

“Kami telah mengklarifikasi dari beberapa kepala dinas, Wakil Bupati Mateng, Sekretaris Kabupaten Mateng dan beberapa pihak yang terkait. Setelah kami mendapatkan cukup informasi, maka pada hari ini (Jumat, red) sesuai rapat pleno tadi, kami menetapkan sebagai temuan. Sehingga kami akan meneruskan berkas ke sentra Gakkumdu 1×24 jam sebagaimana di perBawaslu 21 terkait sentra Gakkumdu,” terang Taufik Hidayat.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR