Bawaslu Kabupaten Mateng laksanakan Diskusi Publik di Cafe Mama, Topoyo, pada Kamis, 6 Desember 2018. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) gelar diskusi publik terkait pengawasan penyelenggara Pemilu 2019.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kafe Mama, Jalan Abd. Majid Pattaropura, Topoyo, Mateng pada Kamis, 6 Desember 2018.

Ketua Bawaslu Mateng Elmansyah mengatakan, kami berharap kegiatan diskusi publik dan dialoq ini bertujuan mengantisipasi lebih awal pelanggaran pemilu. Kegiatan ini juga mengidentifikasi kemungkinan persoalan-persoalan pelanggaran terkait pemilu yang berpotensi dapat mencederai proses penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Kegiatan ini kita anggap penting sebagai ruang sosialisasi bagi Bawaslu Mateng. Sebelumnya juga kita pernah laksanakan, diskusi publik seperti ini,” kata Elmansyah.

Harapan lainnya, sebut Elmansyah, ini sebagai tempat atau media penguatan tentang seluruh proses dan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Terkhusus di Mateng, kita berharap sesuai dengan slogan kita yakni Lalla Tassisara’, yang memungkinkan kita untuk terus mengkomunikasikan tentang segala hal potensi-potensi pelanggaran pemilu yang ada.

Para jajaran Bawaslu Kabupaten Mateng beserta peserta Diskusi Publik foto bersama seusai acara di Cafe Mama, Topoyo, pada Kamis, 6 Desember 2018. (Foto: Ruli)

“Mungkin ada pengalaman kita sebelumnya terkait pelanggaran pemilu di tahun 2014 lalu, sehingga dapat kita sama-sama diskusikan untuk dapat mencegah dan meminimalisir kemungkinan pelanggaran agar tidak terjadi di Pemilu 2019 ini,” terang Elmansyah.

Ketua Bawaslu Mateng ini juga memberikan penjelasan tentang pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT tapi dia sudah memiliki KTP-el.

Kegiatan Diskusi dan Dialog Publik Terkait Pemilu 2019 tersebut dibuka secara resmi oleh pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat dalam hal ini Koordinator Devisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Lembaga Supriadi Narno.

Tampak hadir pula Rahmat, Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Mateng, Kapolsek Topoyo yang diwakili oleh Mediyanto, wakil organisasi mahasiswa, ormas pemuda, dan 7 orang LO dari partai politik.

Diskusi dan dialog publik tersebut berjalan lancar dan hangat, dihadiri sebanyak 30 orang peserta dan tamu undangan.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR