Foto: Humas Pemkab Mateng

TRANSTIPO.com, Topoyo – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menyerahkan 1 unit kendaraan operasional angkutan pedesaan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wijaya Kusuma Desa Pololereng, Mateng.

Kendaraan tersebut diserahkan oleh Bupati Mateng H. Aras Tammauni dan disaksikan oleh Ketua Penggerak TP PKK Mateng Hj. Nurpati Aras, Anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) Sukardi M. Nur, Ketua KONI Mateng Arwan Aras, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Mateng, Camat Pangale, tokoh masyarakat serta Kepala Desa Pololereng.

Kegiatan penyerahan mobil kepada BUMDes Desa Pololereng ini dipusatkan di lapangan sepak bola Pololereng, Kecamatan Pangale, Mateng, Minggu, 3 Februari 2019.

Dalam penyerahan tersebut Bupati Mateng H. Aras Tammauni berharap agar BUMDes dapat menjaga dan merawat kendaraan tersebut dan dipergunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyampaikan, kendaraan operasional yang diserahkan adalah amanah dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat banyak. Olehnya itu, katanya, kendaraan tersebut dapat dijaga dengan baik dan dilakukan perawatan secara berkala sehingga kondisi kendaraan tetap baik.

“Gunakan kendaraan operasional dengan sebaik mungkin, jangan sampai dipergunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai peruntukannya,” ujar Aras Tammauni.

Foto: Humas Pemkab Mateng

Bupati Mateng tambahkan, mobil bantuan tersebut bertujuan untuk memperlancar kegiatan usaha BUMDes yang dijalankan oleh kelompok usaha di desa, sehingga BUMDes tersebut dapat mensejahterakan masyarakat desa.

Di tempat yang sama, Sukardi M. Nur mengatakan, Kabupaten Mateng adalah kabupaten yang paling bungsu di Provinsi Sulbar sekaligus merupakan kabupaten yang paling ngetren, kata orang sekarang dalam masalah pembangunan.

“APBD Mateng hanya Rp515 miliar, terendah dari enam kabupaten yang ada di Sulbar. Tapi Kabupaten Mateng yang paling cepat dalam pelaksanaan pembangunan,” kata Sukardi M. Nur.

Inilah bukti, sebut Sukardi, bahwa Bupati Mateng sangat gesit dalam menjemput bola yang ada di pusat, sehingga bantuan di luar APBD itu sangat memadai. Salah satu contohnya di Kecamatan Pangale ini telah mendapatkan 2 unit mobil ambulance, 2 unit eskavator, dan pada hari ini kita menyaksikan lagi penyerahan 1 unit kendaraan operasional BUMDes.

“Ini hampir merata pembagian di semua kecamatan yang ada di Mateng. Itu berasal dari bantuan APBN atas usaha bapak Bupati Mateng. Ini membuktikan perhatian Bupati Mateng terhadap daerahnya,” tegas H. Sukardi M. Nur. Advertorial

YASIN/RULY SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR