Foto bersama pada kegiatan pelatihan atau Bimtek SLRT oleh Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) yang didukung oleh Kementerian Sosial yang dilaksanakan selama dua hari di Topoyo, 15–16 Oktober 2018. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju (Mateng) Hj. Asmira Djamal menutup kegiatan palatihan (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pelaksana Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) di Wisma Widya Buah, Topoyo, Mateng, Selasa, 16 Oktober 2018.

Sebelum penutupan kegiatan tersebut, Hj. Asmira Djamal memberikan beberapa pesan kepada 56 orang peserta yang mengikuti pelatihan atau Bimtek SLRT tersebut.

Menurut Asmira Djamal, kegiatan SLRT yang kita laksanakan selama dua hari ini (Senin dan Selasa, red), mudah-mudahan bisa dipraktekkan langsung di lapangan, karena teman-teman sudah berpartisipasi dan begitu semangat mengikuti pelatihan SLRT ini.

Asmira juga sampaikan rasa terima kasih kepada tim dari Kementerian Sosial, Indah Huruswati dan Joko Irianto beserta rombongan, sebagai pembina pelatihan SLRT yang baru saja dilaksanakan itu.

“Terima kasih kepada tim dari Kementerian Sosial RI yang mau menyempatkan diri  hadir di Mamuju Tengah  untuk memberi bimbingan pelatihan (Bimtek) SLRT kepada kurang lebih 56 teman-teman peserta. Juga terima kasih kepada tim pelaksana sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar. Dan, saya sangat mengapresiasi semua itu,” ucap Hj. Asmira Djamal.

Kegiatan pelatihan atau Bimtek SLRT oleh Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) yang didukung oleh Kementerian Sosial yang dilaksanakan selama dua hari di Topoyo, 15–16 Oktober 2018. (Foto: Ruli)

Lanjutnya, tujuan pelatihan ini yakni agar dapat menciptakan sinergitas pelaksanaan pelayanan sosial antara lingkup OPD dan pemangku kepentingan di Kabupateng Mamuju Tengah, serta memberi pemahaman keterampilan dan kompetensi penyelenggaraan kegiatan pelatihan SLRT, dan Puskesos sehingga tersedia SDM yang memadai sehingga dapat menjalankan tugas-tugas dan fungsinya.

“Harapan saya, mudah-mudahan kegiatan yang telah kita laksanakan selama dua hari ini yang cukup menguras tenaga dan pikiran kita, agar pelatihan SLRT ini benar-benar dipahami dan dipertanggungjawabkan atas pengetahuan yang didapat dari pelatihan SLRT ini, sehingga apa yang kita harapkan yaitu mengurangi tingkat kemiskinan dan perlindungan sosial di Mateng dapat terwujud,” harap Hj. Asmira Djamal.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Sosial Mateng Awaluddin menambahkan, saya pun berharap kepada peserta yang sudah mengikuti pelatihan SLRT ini agar serius, dan jangan sampai bermain-main dalam melakukan tugas dan tanggungjawabnya di lapangan.

“Pelatihan ini sangat membantu menangani dan mengindentifikasi keluhan-keluhan  masyarakat miskin dengan baik di lapangan,” pinta Awaluddin.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR