(Ki-Ka) Abdul Halim, Hasto Kristianto, Rayu, dan Ahmad Istiqlal Ismail adalah pentolan PDI Perjuangan sedang foto bersama saat mengikuti Rapar Kerja PDIP di Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – PDI Perjuangan Sulbar adalah salah satu partai dari enam partai pengusung pasangan calon ABM-Enny di Pilgub Sulbar 2017. Di tingkat provinsi, 3 legislator partai kepala banteng moncong putih ini terus bergerak di sejumlah titik strategis di 6 kabupaten.

Selain itu, trio banteng Rayu, Abd. Halim, dan Ahmad Istiqlal Ismail berjanji akan mem-back up full implementasi visi-misi ABM-Enny, termasuk akan memediasi program-program pusat untuk masuk ke Sulbar.

“Memenangkan ABM-Enny hakikatnya adalah memenangkan Sulbar secara politis. Baik PDIP ataupun partai koalisi Maju Malaqbiq, semua mendapat tugas dari DPP masing-masing agar total bekerja memenangkan ABM-Enny. Tidak ada kader yang boleh membantah apalagi sampai membelot. Jika ada yang melanggar, sanksinya adalah pemecatan,” kata Rayu, legislator asal Matra, Selasa kemarin, 24 Januari 2017.

Hal senada diungkapkan oleh Ahmad Istiqlal Ismail, Anggota DPRD Sulbar dapil Mamuju. Politikus muda ini telah membentuk tim pemenangan dan relawan dalam melengkapi barisan tim ABM-Enny di Sulbar.

“Kami sudah membentuk tim relawan untuk mem-back up kerja-kerja tim ABM-Enny. Relawan kita khususnya di Mamuju, sudah mengunci semua titik-titik potensial. Kita selalu bisa bersinergi dengan relawan lainnya secara cepat dan tepat dengan akurasi kerja yang sangat memuaskan,” jelas Istiqlal.

Back up full PDIP tidak sebatas dalam menambah mesin politik ABM-Enny selama proses Pilgub Sulbar. Back up merekapun akan berlanjut pasca perhelatan Pilgub.

“Komitmen kami dalam koalisi Maju Malaqbiq tidak sebatas memenangkan ABM-Enny saja. Akan tetapi insya Allah, pasca dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, kami akan memediasi program-program pusat masuk ke Sulbar untuk lebih mengoptimalkan aktualisasi program-program pemerintahan ABM-Enny,” kata Abdul Halim, legislator muda PDIP asal Polman.

MUHAMMAD ARIF Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR